Buah Durian Melimpah di Anambas, Harga Langsung Turun, Ini Manfaat Durian, Bisa Jaga Kekuatan Tulang
Buah durian sedang berlimpah di Anambas. Inilah yang dilakukan oleh warga di Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kandungan gula yang tinggi, berpotensi menimbulkan penyakit yang merugikan tubuh.
Potensi kolestrol bila mengkonsumsi durian secara berlebihan pun hanya mitos.
"Mengkonsumsi durian bagus untuk tubuh.
Memang kalau berlebihan tidak baik juga," ujar Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan Jumat (26/7/2019) siang.
• Toyota Luncurkan Van Mewah HiAce Premio, Intip Foto-fotonya
• Veronique Bourbeau, Kalahkan Pria dalam Ultramaraton Coast 2 Coast Sejauh 444km di Malaysia
• Ulang Tahun ke 9, CISC Adakan Seminar Mengenal Kanker Sekaligus Pencegahan
• Smartphone Lemot saat Main Game? Catet Cara Mengatasinya
Dilansir dari Kompas.com, manfaat dari buah durian diantaranya seperti berikut:
1. Membantu melancarkan pencernaan
Seperti halnya buah berdaging lainnya, durian juga kaya akan serat yang vital untuk kerja sistem seluruh tubuh.
Serat menyebabkan gerakan usus meningkat, membuat sisa makanan lebih mudah bergerak melalui saluran usus.
Serat juga merangsang gerak peristaltik dan sekresi cairan pencernaan dan lambung, membuat proses pembuangan kotoran semakin lancar.
Dengan mengurangi kondisi seperti sembelit dan penyumbatan di usus, kembung, mulas, dan kram maka risiko gangguan pencernaan serta kondisi serius seperti kanker kolorektal juga berkurang.
Sebagian besar serat dalam durian adalah serat tidak larut, yang dapat menurunkan frekuensi diare.
Selain itu, serat juga membantu mengurangi kadar kolesterol buruk di dalam darah dengan cara mengeluarkannya sebelum sempat merusak sistem kardiovaskular.
2. Merilekskan pembuluh darah
Durian sarat akan potasium, mineral penyeimbang kadar garam dan cairan di dalam tubuh.
Ketika jumlah potasium mencukupi, pembuluh darah menjadi rileks, stres di sistem kardiovaskular berkurang, mengurangi risiko atherosklerosis, serangan jantung dan stroke.
Pembuluh darah yang rileks berarti juga peningkatan oksigen di dalam darah.