BATAM TERKINI

Pohon di Area Hutan Lindung di Batam Ini Dibabat Habis, Pekerja Ngaku Tak Tahu Berapa Luasnya

Area hutan lindung yang masuk HPL dan wilayah hutan lindung Duriangkang dibabat hingga gundul. Anehnya, pekerja ngaku tak tahu luas yang dibabatnya.

Pohon di Area Hutan Lindung di Batam Ini Dibabat Habis, Pekerja Ngaku Tak Tahu Berapa Luasnya
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Kota Batam melakukan peninjauan pematangan lahan di Jalan Bumi Perkemahan Punggur, Selasa (13/8/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Kota Batam meninjau pematangan lahan di Jalan Bumi Perkemahan Punggur, Selasa (13/8/2019).

Berdasarkan peta SK Menteri Kehutanan 272 pematangan lahan tersebut berada di wilayah yang memang termasuk HPL dan wilayah Hutan Lindung Duriangkang.

Disayangkan aktivitas mereka sudah termasuk di kawasan hutan lindung.

Banyak pohon yang sudah dibabat di kawasan hutan tersebut.

"Bapak bekerja atas dasar apa? Minta surat yang mendasari bapak bekerja di sini," ujar Kepala KPHL Kota Batam, Lamhot Sinaga, Selasa (13/8/2019).

Lamhot menunjukkan peta yang berwarna putih memang ada surat klarifikasi lahan dari pihak mereka.

Dalam surat tersebut dibunyikan berapa hektare wilayah hutan lindung dan berapa hektare di wilayah HPL.

Soal Penyerobotan Hutan Lindung, BP Batam Tak Bisa Beri Sanksi, Ternyata Ini Sebabnya!

Beli Kavling Rp 15 Juta dan Diminta Rp 35 Juta Lagi Ternyata Lahan Masuk Hutan Lindung

Jual Lahan Hutan Lindung, PT PMB Berdalih Ingin Ikut Program Sejuta Rumah Presiden

"Pasti ada suratnya. Pasti ada dibunyikan berapa hektare masuk kawasan dan ada berapa yang tak masuk. Bapak ini bekerja sudah masuk kawasan hutan lindung. Bapak udah bedah hutan lindung loh. Padahal di surat itu tertera," ujar Lamhot.

Pekerja tak bisa menunjukkan surat kepada Lamhot. Sehingga pekerja tak mengetahui berapa hektare yang semestinya mereka kerjakan.

"Ini aja yang dikasih. Dapat surat ini dari BP. Ini dari kehutanan. Saya orang lapangan aja. Yang kami kerjakan 7,1 hektare," ujar salah seorang pekerja di pematangan lahan tersebut.

Setelah polisi kehutanan meninjau, row jalan 50 yang dibangun oleh pengusaha termasuk kawasan hutan lindung. Peninjauan ini segera ditindaklanjuti. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved