Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Hingga Tanggapan Moeldoko

Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Hingga Tanggapan Moeldoko dan Menhan

Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Hingga Tanggapan Moeldoko
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Hingga Tanggapan Moeldoko 

Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Hingga Tanggapan Moeldoko

TRIBUNBATAM.id - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD mengatakan pernyataannya mengenai Enzo Zenz Allie yang lolos seleksi Akademi Militer (Akmil) menjadi liar di media sosial.

Hal ini diungkapkan Mahfud MD berkaitan dengan berbedanya statement dirinya soal Enzo dengan yang dipahami warganet.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (13/8/2019), Mahfud MD disebut oleh sejumlah folowersnya di Twitter bahwa dirinya anti-bendera tauhid.

Hal ini karena ia mengatakan TNI kecolongan meloloskan Enzo di Akmil setelah diminta tanggapan mengenai Enzo.

Mahfud mengaku, pernyataannya itu tidak ada kaitannya dengan bendera tauhid.

Bursa Transfer 2019, Penyegaran di Tubuh Persib Bandung, 3 Pemain Timnas Terancam Dilepas

Kronologi Tewasnya SPG Cantik di Bali Usai Berhubungan Badan dengan Gigolo, Pelaku Tersinggung

Remaja Inggris 10 Hari Hilang di Hutan Negeri Sembilan Malaysia Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Tak Terima Diputusi, Seorang Pemuda di Jakarta Tembak Mantan dan Pacar Barunya dengan Senapan Angin

"Ada wartawan tanya ke saya, bagaimana menurut pak Mahfud soal Enzo Zens, 'Ya saya bilang bisa saja TNI kecolongan kan', tetapi menurut saya TNI itu seleksinya ketat kan gitu, orang dilihat latar belakangnya dari ibunya, saudaranya kalau masuk akmil gitu, tidak ada kaitannya (dengan bendera Tauhid)," kata Mahfud MD.

Mahfud pun menuturkan warganet media sosial liar dalam memaknai pernyataannya.

"Iya di medsos liar, karena itu saya suruh buktikan di mana saya mengatakan itu, kan beritanya enggak begitu, semua ada empat wartawan, enggak ada yang menulis begitu (anti-bendera Tauhid), tapi kan lalu muncul pengembangan di medsos," ujar dia.

Dijelaskannya, bahwa bendera Tauhid bukan milik perorangan.

"Bendera tauhid itu milik semua orang, bukan milik orang radikal, dan saya termasuk yang punya bendera tauhid. Dulu saya sudah bertahun-tahun ada tulisan La Ilaha Illallah," ucap Mahfud MD.

"Nah, saya enggak menganggap bendera tauhid itu bendera radikalisme, itu lambang keimanan dan kecintaan orang. Bahwa seseorang menggunakan itu (bendera tauhid) tidak harus disimpulkan dibilang radikal itu tidak benar," pungkas Mahfud MD.

Mahfud MD Gelar Sayembara

DilansirTribunWow.com, Mahfud MD mengatakan menggelar sayembara saat menjadi narasumber di acara 'iNews Sore' unggahan channel YouTube, Official iNews, Selasa (13/8/2019).

Halaman
123
Editor: Danang Setiawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved