WISATA SINGAPURA

Akibat Perang Dagang Amerika - China, Singapura Dikhawatirkan Akan Alami Resesi

Dikarenakan kondisi pertumbuhan ekonomi di Singapura yang terus merosot, sehingga dikhawatirkan mengalami resesi akibat tegangnya Amerika - China.

Akibat Perang Dagang Amerika - China, Singapura Dikhawatirkan Akan Alami Resesi
Instagram/visit_singapore
Singapore River 

Sementara, perekonomian China saat ini tengah melambat dan berada dalam posisi terendah sejak 27 tahun terakhir.

"Singapura bakal menghadapi angin yang cukup kuat pada sisa tahun 2019 ini," ujar Kementerian Perdagangan dan Industri dalam keterangannya.

Adapun Sian Fenner dari Oxford Economics dalam sebuah catatan penelitian menuliskan, masih belum adanya kemungkinan perang dagang antara AS dan China mereda, ekspor dan berbagai hal yang berkaitan dengan perdagangan bakal mengalami resesi di kuartal III-2019.

Pencegahan Pencucian Uang Oleh Bank Sentral Singapura

Bank sentral Singapura meningkatkan keamanan untuk memerangi pencucian uang yang dilakukan melalui perusahaan cangkang untuk menyembunyikan transaksi ilegal.

Kepala bagian anti pencucian uang di departemen otoritas keuangan Singapura, Valerie Tay mengungkapkan beberapa bank telah menutup rekening-rekening perusahaan onshore yang dicurigai.

"Ketika kami meneliti lebih dalam pada resiko adanya kegjatan illegal. kami menyadari bahwa sementara ini mungkin para penjahat masih menggunakan perusahaan offshore, sebenarnya mereka telah beralih menggunakan perusahaan onshore untuk menghindari kecurigaan" tutur Valerie.

Singapura mulai khawatir, karena modus kejahatan dunia keuangan bergeser untuk menghindari deteksi dan bila pihak otoritas tidak waspada, para penjahat bisa menemukan jalan yang tepat untuk melakukan kejahatan.

Posisi Singapura sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia dan pusat perdagangan membuatnya sangat rentan terhadap pencucian uang karena arus ekonomi yang kencang.

Secara tradisional, pencuci uang dan penghindar pajak menggunakan perusahaan cangkang tipe offshore di seluruh dunia.

Tetapi relatif mudahnya memulai bisnis di Singapura membuatnya berpotensi lebih rentan terhadap penyalahgunaan perusahaan cangkang, yang sebaliknya memiliki banyak tujuan yang sah.

Halaman
1234
Penulis: Putri Larasati Anggiawan
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved