BATAM TERKINI

Ternak Babi Bikin Resah, Jika Tak Ditindak Warga Nongsa Batam Ancam Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah diminta tindak tegas ternak babi yang mencemari lingkungan dan meresahkan warga di daerah Dapur Arang, Sambau, Nongsa, Batam.

Ternak Babi Bikin Resah, Jika Tak Ditindak Warga Nongsa Batam Ancam Gelar Unjuk Rasa
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Kondisi peternakan babi di Dapur Arang, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Keberadaan ternak babi di dekat pemukiman di wilayah Nongsa membuat warga makin gerah.

Mereka meminta pemerintah bertindak tegas karena kotoran ternak sudah mencemari lingkungan dan meresahkan warga di daerah Dapur Arang, Kelurahan Sambau, Nongsa, Batam

“Kami grup RT atau RW di Kelurahan Sambau mau turun ramai-ramai jika tidak segera ditanggapi,” terang ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Juhari saat dihubungi tribunbatam.id, Rabu (14/8/2019).

Juhari pun mengatakan, pihaknya tidak ingin membiarkan permasalahan terus berlarut.

Menurutnya, jika dibiarkan, lingkungan tempat mereka tinggal akan terus tercemar dengan kotoran hewan ternak.

Tak Kantongi Izin, Peternak Babi di Nongsa Batam Sudah Beroperasi Sejak 3 Tahun Lalu

Peternakan Babi Dituding Cemari Sungai di Nongsa Batam, Lihat Foto-foto Berikut Ini

Wilayah Batam Ini Ternyata Jadi Peternakan Babi, Satu Kandang Isi 30 Ekor

Resah dan Terganggu Peternakan Babi, Begini Cara Melaporkannya!

“Tak hanya baunya, namun kotoran juga mencemari sungai. Apalagi ternak itu di wilayah hutan lindung dan memang sudah menjorok ke tepian sungai,” tambahnya.

Terpisah, Lurah Sambau, Awaluddin, mengatakan peternak babi telah meminta waktu kepadanya hingga akhir tahun nanti.

“Iya kami juga dengan tegas mengatakan, jika masih berlanjut akan kami tindak. Karena memang tidak sesuai aturan,” terangnya saat dijumpai, Rabu (14/8/2019) siang.

Bahkan, Awaluddin pun mengakui pihaknya telah berkomunikasi dengan dinas terkait perihal permasalahan ini.

“Sudah, tapi melalui lisan. Memang belum ada permohonan secara tertulis untuk ditindaklanjuti,” sambungnya.

Ia pun mengatakan, peternak di Dapur Arang ini merupakan pindahan dari ternak di sekitar hutan wilayah Bandara Hang Nadim Batam dulunya.

Awaluddin juga menyebut, sewaktu dirinya masih menjadi Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Kabil, ternak ini telah diberantas.

“Namun malah pindah ke sini (Dapur Arang). Kemungkinan masuk sekitar tahun 2017,” ungkapnya. (tribunbatam.id/dipanusanatara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved