Jamaah Haji Satar Bin Muhammad Mahmud Meninggal di Arab Saudi, Bupati Anambas Kirim Ucapan Duka

Kendatipun meninggal di Arab Saudi, karangan bungan untuk seorang Jamaah Haji tetap diletakkan di depan Masjid Jamik Baiturrahim.

Jamaah Haji Satar Bin Muhammad Mahmud Meninggal di Arab Saudi, Bupati Anambas Kirim Ucapan Duka
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Dua karangan bunga terpajang di sisi samping Masjid Jamik Baiturrahim, Jalan Jendral Ahmad Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (16/8/2019) pagi. 
 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dua karangan bunga terpajang di sisi samping Masjid Jamik Baiturrahim, Jalan Jendral Ahmad Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (16/8/2019) pagi.
‎Karangan bunga itu berasal dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas.
Tidak hanya kepala dan wakil kepala daerah, karangan bunga dengan ukuran lebih besar yang berasal dari Sekretaris Daerah, asisten I, II, dan asisten III Setdakab Anambas juga tercagak di depan masjid tersebut.
Papan karangan bunga itu ditujukan kepada Satar Bin Muhammad.
Dia merupakan Jamaah Haji asal Anambas yang meninggal dunia di Tanah Suci. 
Kabar duka itu datang dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
Jamaah Haji asal Anambas bernama Satar Bin Muhammad Mahmud meninggal dunia saat menunaikan ibadah di Tanah Suci. 
 
Dia merupakan satu dari 31 orang Jamaah Haji asal Anambas yang menunaikan rukun Islam di tahun 2019 ini. ‎
Pria asal Kecamatan Siantan Tengah ini diketahui tutup usia pada usia 60 tahun karena penyakit gagal ginjal dan gagal pernapasan.
Almarhum mengembuskan napas terakhir, Minggu (11/8/2019) sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi atau pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Sebelumnya, almarhum ‎mendapat pengobatan medis di rumah sakit King Faisal Arab Saudi. 
Dari Kecamatan Siantan Tengah, ada 5 orang Jamaah Haji.
Total ada 31 orang Jamaah Haji asal Anambas pada tahun ini.
Ada 16 perempuan dan 15 laki-laki.
Jamaah Haji paling banyak berasal dari Kecamatan Siantan.
Jamaah Haji dari Kecamatan Palmatak sebanyak 8 orang dan 4 orang dari Kecamatan Jemaja. 
 
Bupati Bintan Apri Sujadi dan wakilnya Dalmasri Syam memasangkan peci secara simbolis di atas kepala beberapa jamaah calon haji. Keduanya akan melepas pada para jamaah calon haji, Sabtu (20/7/2019).
Bupati Bintan Apri Sujadi dan wakilnya Dalmasri Syam memasangkan peci secara simbolis di atas kepala beberapa jamaah calon haji. Keduanya akan melepas pada para jamaah calon haji, Sabtu (20/7/2019). (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
‎Dari puluhan Jamaah Haji itu, terdapat Jamaah Haji laki-laki yang paling tua atas nama Arifin Bin Saleh dari Jemaja.
Sedangkan, Jamaah Haji perempuan  tertua bernama Halifah Binti Amat Sajari dari Kecamatan Siantan. 
Proses pemberangkatan Jamaah Calon Haji dari Tarempa dilakukan sejak awal Juli 2019.
 
Dijadwalkan, ‎‎Jamaah Haji akan tiba di bandara udara (Bandara) Hang Nadim, Batam pada 18 Agustus 2019 sekitar pukul 11.45 WIB.
Dari sana, puluhan JCH itu akan diterbangkan ke Matak menggunakan pesawat perusahaan.
"Iya. Dengan ini mewakili keluarga dan kawan-kawan Jamaah Haji Anambas, saya menyampaikan berita duka.
Jenazah disalatkan di Masjidil Harom dan dikebumikan di Arab Saudi.
Almarhum telah selesai disafari wukufkan.
Insya Allah Khusnul Khotimah," ujar ‎Kepala Bagian Bina Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Anambas, Riorizal saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Senin (12/8/2019) siang. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved