Senin, 1 Juni 2026

HEADLINE TRIBUN BATAM

Paska Serangan ke Polsek Wonokromo: Tangkap Siapa pun yang Terlibat

Kondisi kesehatan Aiptu Agus Sumarsono, anggota Polsek Wonokromo Surabaya, korban penyerangan terduga teroris terus membaik, Minggu (18/8).

Tayang:
wahyu
halaman 01 TB 

"Kita akan kembangkan terus kita akan tangkap siapapun yang terlibat," katanya.

Bila pelaku terkait dengan jaringan terorisme, maka menurut mantan Kepala BNPT itu, jaringannya akan dibersihkan.

"UU baru nomor 5 tahun 2008 memberikan kekuatan cukup besar kepada penagak hukum, kepada negara untuk menangani jaringan terorisme," ujar Kapolri.

Aiptu Agus Sumarsono korban penyerangan di Polsek Wonokromo Jawa Timur saat ini sedang mendapatkan perawatan. Tito telah merekomendasikan Agus mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

"Anggota juga kita beri perawatan saya sudah menyampaikan untuk diberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota," kata Tito Karnavian.

Sementara itu untuk pelaku berinisial IM, menurut Tito masih diperiksa intensif oleh Densus 88 setelah sempat dilumpuhkan usai menyerang Agus.

"Yang bersangkutan ditembak di tempat tapi tidak di bagian mematikan," kata mantan Kapolda Papua itu.

Khofifah Jenguk

Gubernur Jawa Timur. Khofifah Indar Parawansa menjenguk Aiptu Agus Sumartono, personel Polsek Wonokromo Surabaya yang menjadi korban pembacokan oleh IM (30).

Khofifah yang didampingi Sekdaprov Jawa Timur dan Wakapolda Jawa Timur, menengok Aiptu Agus di salah satu kamar di RS Bhayangkara, Surabaya.

Begitu tiba di ruang inap tersebut, Khofifah segera disambut oleh Istri Aiptu Agus Sumartono, Chairiyah. Anak kedua dari Aiptu Sumartono, Hanif Jabbar juga tampak menunggui sang ayah di ruang tunggu kamar inap tersebut.

Sedangkan kondisi Aiptu Agus Sumartono sendiri tampak lemah. Kepalanya dibalut perban. Tepatnya di bagian kening dan juga bagian belakang. Selain itu di bagian pipi kirinya juga ditutup kain perban.

Saat Khofifah membesuknya, polisi yang bertugas di Polsek Wonokromo tersebut tak bicara. Tim dokter dari RS Bhayangkara yang lebih banyak menjawab.

"Bagaimana kondisinya bapak? Ternyata kemarin itu sore ya kejadiannya?" kata Khofifah.

Beberapa kali saat diajak dialog oleh Khofifah, Aiptu Agus Sumartono hanya menjawab dengan isyarat mengangguk atau menggelengkan kepala. Tidak ada kalimat yang keluar dari mulutnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved