Senin, 1 Juni 2026

BATAM TERKINI

Listrik 3 Kali Byar Pet Saat Sertijab Kapolresta Barelang, Polisi: Parah Sekali Ini Lampu

Acara serah terima jabatan (sertijab) Kapolresta Barelang Batam diwarnai insiden pemadaman listrik sehingga membuat petugas Polresta Barelang geram.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Petugas Bright PLN Batam, Muhammad Iksan saat melakukan pemeriksaan kabel listrik menyebutkan tidak mengetahui sebab akibat PLN mati hidup. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Acara serah terima jabatan (sertijab) Kapolresta Barelang Batam diwarnai insiden pemadaman listrik sehingga membuat petugas Polresta Barelang geram.

Tampak beberapa polisi berang melihat petugas PLN saat melakukan pemeriksaan lampu di sirkulasi kabel PLN tepatnya di belakang Poresta Barelang, usai sertijab berlangsung, Selasa (20/8/2019).

“Lagi ngomong mati, lagi ngomong mati. Parah sekali ini lampu,” ujar salah seorang polisi kepada petugas PLN.

Sedikitnya sudah tiga kali lampu tersebut hidup mati saat sertijab dan dialog yang dipimpin Kapolda Kepri dan Wakapolda Kepri bersama jajaran FKPD berlangsung.

Tidak hanya polisi, saat Walikota Batam, Rudi menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolresta Barelang dalam dialog yang berlangsung, tampak lampu mati, sehingga mikrofon yang digunakan terhenti sejenak.

“Kasihan, tak jadi main musik ibu-ibu Bhayangkarinya karena mati lampu,” kata salah petugas kantin saat membawa kopi menuju lobi Polres.

Sementara di tempat yang sama seorang petugas Bright PLN, Muhammad Iksan saat melakukan pemeriksaan kabel listrik menyebutkan tidak mengetahui sebab akibat PLN mati hidup.

“Tidak tau bang, kita mau periksa dulu. Sudah tiga kali mati lampu dari sejak tadi,” ucapnya kepada Tribun.

Hingga kini acara internal Polresta Barelang sedang berlangsung di lantai dua dan petugas PLN sedang berupaya memperbaiki kondisi lampu. 

Bukan Modus Naik Tarif

Sementara itu, terkait seringnya dilakukan pemadaman listrik, Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, saat ini sistem kelistrikan Batam dalam kondisi siaga.

Itu akibat adanya gangguan di dua pembangkit besar PLN.

Yakni di Tanjunguncang dan di Panaran. Imbasnya, terjadi kekurangan pasokan listrik yang besar. Total daya listrik di kedua pembangkit ini, 100 MW.

"Sekarang lagi proses perbaikan. Jadi suatu waktu bisa padam, bisa juga tidak," kata Samsul, Senin (19/8/2019) di Batam Center, Batam, Kepri.

PLN mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan kondisi kelistrikan Batam tetap handal. Namun apa daya, gangguan tetap terjadi, dan berakibat pemadaman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved