Mahasiswa Papua di Batam Ketemu Walikota "Batam Adalah Rumah Kami"

Sejumlah mahasiswa Papua yang ada di Batam berkomitmen untuk menjaga Batam kedepan.

Mahasiswa Papua di Batam Ketemu Walikota
tribunbatam.id/Dewi Haryati
Walikota Batam Foto Bersama Mahasiswa Papua di Batam dan Ormas 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Mahasiswa asal Papua di Batam komitmen, menjadikan Batam sebagai rumah mereka.

Layaknya kampung, tempat tinggal mereka di Papua. Karena itu, mereka akan ikut menjaga Batam supaya tetap aman dan damai.

"Mahasiswa Papua katakan, Batam is my home. Batam adalah rumah kita juga," kata Penasihat Mahasiswa Papua di Batam, Max Ebe kepada wartawan, Selasa (20/8) di lantai 4 Gedung Wali Kota Batam.

Menyikapi kejadian ricuh di luar Batam, ia menilai pentingnya nilai-nilai nasionalis tetap dikedepankan.

Persoalan yang terjadi antara Papua, dengan Surabaya dan beberapa daerah lain di Indonesia itu, menjadi pengingat akan adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bus Otonom yang Jalan Sendiri Tanpa Sopir Mulai Beroperasi di Sentosa, Singapura

Demo Pro Hong Kong Dikalahkan oleh Konvoi Mobil Fast and Furious pro-China di Kanada

VIDEO Wasit Salah Beri Kartu hingga Reaksi Patrich Wanggai di Laga Persija Jakarta vs Kalteng Putra

Putra Jokowi Gibran Rakabuming Balas Komentar Miring Soal Bisnisnya, Kaesang Pangarep Pun Ikut Bela

"Supaya kita jaga kesatuan Indonesia ini dengan seutuhnya," ujarnya.

Dari kejadian itu, masyarakat Papua maupun mahasiswa asal Papua yang ada di Batam berharap, bisa menjadi pelajaran ke depannya. Supaya lebih baik dari hari ini.

Diketahui, mahasiswa asal Papua yang kuliah di Batam berjumlah sekitar 50an orang.

Sedangkan masyarakat asal Papua sendiri yang sudah menjadi warga Batam saat ini, lebih kurang ada 30 KK (kartu keluarga).

"Kita berharap bisa menjaga hal-hal yang baik di sini," kata Max.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved