TANJUNGPINANG TERKINI

42 Hari Nurdin Basirun Dibawa KPK, Penjaga Gedung Daerah; Tak Ada Lagi Sapaan Bapak

Para petugas penjaga Gedung Daerah Kepri, kawasan tempat Nurdin Basirun tinggal sebagai Gubernur Kepri, rindu suasana saat Nurdin masih bertugas.

42 Hari Nurdin Basirun Dibawa KPK, Penjaga Gedung Daerah; Tak Ada Lagi Sapaan Bapak
TRIBUNNEWS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditahan KPK dalam kasus suap izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Sudah 42 hari, Nurdin Basirun (62) diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dibawa ke Jakarta. Selama itu pula, Nurdin Basirun tidak lagi menyapa bawahannya para petugas yang menjaga gedung Daerah Pemerintah Provinsi Kepri dari Kesatuan Polisi Pamong Praja atau dikenal dengan Satpol PP.

Para petugas yang menjaga Gedung Daerah Pemprov Kepri, kawasan tempat Nurdin Basirun tinggal sebagai Gubernur Kepri, rindu dengan suasana kala mantan Bupati Karimun itu masih bertugas.

Bagaimana tidak, meski menjabat sebagai orang nomor satu di provinsi Kepri ini, Nurdin dimata anggota Satpol PP yang bertugas di sana, terasa sangat dekat.

“Beliau tidak pernah marah selama kami bertugas di sini,” kata Agus, Kepala Pengawas Gedung Daerah Pemprov Kepri.

Agus mengatakan, Nurdin Basirun adalah sosok yang humoris, dan sering bercanda dengan mereka yang sedang bertugas di rumah dinas Gubernur Kepri itu. “Sering dibecandain,” katanya.

Ia mengatakan, Nurdin juga sering kali datang tiba-tiba ke pos penjagaan di gerbang pertama. Kedatangannya hanya untuk meminjam kendaraan roda dua untuk pergi ke masjid.

Usai Diperiksa KPK, Tagor Bantah Serahkan Uang ke Nurdin Basirun Untuk Jual Beli Jabatan

Abu Bakar hingga Zulhendi, Ini Daftar Pejabat yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Nurdin Basirun

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Jumpa Anaknya Saat Idul Adha 1440 Hijriah, Sayang Istrinya Tidak Hadir

"Bapak (Nurdin) bilang saya nggak mau didampingi ajudan. Cuman kita kan nggak mungkin ia sendirian saja pergi. Kita koordinasi dengan ajudan, dan tetap memantau dari jauh," katanya.

Saat sore hari, bila kondisinya tidak dalam keadaan capek, Nurdin sering mengajak anggota Satpol PP yang bertugas, dan sejumlah pekerja di gedung daerah itu untuk bermain takraw.

"Bapak suka main takraw, bola juga suka, tapi seringnya main takraw sih," ujarnya.

Hal yang membuat anggota Satpol PP takjub pada Nurdin Basirun, dan keluarganya adalah, setiap kali masuk gerbang, ataupun keluar gerbang gedung daerah, dia selalu menyapa petugas yang berjaga.

"Apalagi kalau adek beradek bapak, sama anak-anaknya, sangat sopan sekali. Tak pernah nggak negur kami kalau lagi jaga di pos," ucapnya yang sangat bangga akan kerendahan hati Nurdin Basirun dan keluarganya. Kini sapaan itu sudah tak terdengar lagi, setelah Nurdin Basirun dibawa ke Jakarta oleh KPK.

Kebersamaan terakhir yang sempat dirasakan bersama Nurdin Basirun oleh petugas dari berjaga adalah, saat menyantap durian. "Beliau sempat bercanda, kalau tak habis (duriannya) harus bayar ya. Kami pun harus habiskan semua duriannya," katanya.

Agus juga mengingat kali terakhir bertemu atasannya itu, saat diamankan KPK di gedung Daerah Pemprov Kepri sekitar pukul 19.00 WIB malam.

Ia mengatakan, kala itu mendapat kabar seperti biasa, bahwa Gubernur akan balik ke kediamannya yang berada di kawasan gedung daerah itu.

"Kita nunggu kok nggak datang-datang. Ternyata beliau sudah di rumah (dinas). Beliau rupanya naik mobil merek Innova. Memang ada mobil innova hitam masuk, tapi saya kira pejabat lain, soalnya yang tampak hanya supir saja yang buka buka kaca dan membunyikan klakson mobil, rupanya bapak ada di situ," ucapnya. (tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved