Berniat Jemput Pasien di Siantan Timur, Dua Staf RSUD Tarempa Anambas Ini Malah Dilarikan ke RS

Berniat menjemput pasien di Siantan Timur, kedua staf RSUD Tarempa Kabupaten Anambas ini justru dirawar di RS, Selasa (20/8/2019).

Berniat Jemput Pasien di Siantan Timur, Dua Staf RSUD Tarempa Anambas Ini Malah Dilarikan ke RS
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Mobil ambulans RSUD Taraempa, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kecelakaan, Selasa (20/8/2019) sore. 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Niat Ade Andeswan dan Indra mengalami nasib kurang beruntung, Selasa (20/8/2019) sore.
Keduanya berniat menjemput pasien di Dusun Selambak, Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (19/8/2019) sekitar pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Namun, Ade dan Indra rekan sejawatnya justru dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Terempa karena keduanya mengalami kecelakaan lalu lintas.
Insiden ini berawal dari mobil ambulans yang dikemudikan Ade hilang kendali lalu keluar ke kanan jalan dari arah Desa Temburun menuju Selambak.
Mobil tersebut pun terguling ke sebelah kiri segera setelah itu.
Indra langsung menyelamatkan diri melalui pintu sebelah kanan mobil.
Indra sendiri bertempat tinggal di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan.
Sementara Ade, Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana berdiri di sebelah kanan jalan dari arah Desa Temburun menuju Dusun Selambak.
Mobil ambulans RSUD Taraempa, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kecelakaan, Selasa (20/8/2019) sore.
Mobil ambulans RSUD Taraempa, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kecelakaan, Selasa (20/8/2019) sore. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Dia lalu meminta pertolongan kepada pengendara sepeda motor yang melintas.
Dua orang ini mengalami luka ringan saja.
Ade Andeswan mengalami luka lecet pada bagian punggung‎ sebelah kanan, kepala dan tangan sebelah kiri.
Sedangkan Indra mengalami luka lecet pada bagian bagian pinggang sebelah kiri. ‎
Keduanya menjalani pengobatan di RSUD Tarempa. 
"Kejadian diperkirakan sekitar pukul 15.30 WIB.
Dilaporkan hari Selasa (20/8/2019) pukul 16.30 WIB," ujar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Anambas melalui Kasat Satuan (Kasat) Lantas Polres Anambas, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Boston Butar Butar, Rabu (21/8/2019) pagi. 
Mobil ambulans dengan nomor polisi BP 1004 S pun mengalami kerusakan cukup berat.
Bagian depan, belakang, kiri dan kanan badan mobil pecah.
Ada 3 orang saksi ‎dalam kejadian ini.
Tim Direktur Lalu lintas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Dirlantas Polda Kepri) mendatangkan alat Traffic Accident Analysis (TAA) untuk membuat gambaran simulasi sebelum dan sesudah kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Wisata Bahari Kilometer 30 Kawal, Kamis (8/8/2019) sore.
Tim Direktur Lalu lintas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Dirlantas Polda Kepri) mendatangkan alat Traffic Accident Analysis (TAA) untuk membuat gambaran simulasi sebelum dan sesudah kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Wisata Bahari Kilometer 30 Kawal, Kamis (8/8/2019) sore. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
Mereka adalah warga Kecamatan Siantan masing-masing bernama Alis, Alam dan Didik.
Alam dan Didik merupakan pegawai di RSUD Tarempa.
Sedangkan kerugian materil diprediksi mencapai Rp 30 juta. 
"Kesimpulan sementara pengendara diduga melanggar Pasal 310 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ungkap Boston. (TRIBUNBATAM.id/Septya Mulia Rohman)
 
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved