Sabtu, 11 April 2026

SAH! Gojek Dapat Lampu Hijau Beroperasi di Malaysia

Kabinet pemerintahan Malaysia memberi lampu hijau bagi Gojek untuk beroperasi di Malaysia untuk transportasi roda dua atau ojek online.

Twitter @SyedSaddiq
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Syaddiq (kanan) berpose dengan PM Malaysia Mahathir Mohamad dan CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim di Istana Putra Jaya, Senin (19/8/2019) 

TRIBUNBATAM.ID, PUTRA JAYA - Kabinet pemerintahan Malaysia memberi lampu hijau bagi Gojek untuk beroperasi di Malaysia untuk transportasi roda dua atau ojek online.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pengembangan Wirausaha Datuk Seri Mohd Redzuan Yusof seperti dilansir The Star Online, Rabu (21/8/2019).

Redzuan mengatakan bahwa proposal Gojek dibahas cukup panjang dalam rapat kabinet pemerintahan Mahathir Mohamad hari ini di Putra Jaya.

“Kabinet pada prinsipnya telah menyetujui layanan Gojek ini untuk diimplementasikan."

Pria Ini Rela Setir Mobil Sejauh 32 Ribu Km Demi Nikahi Gadis Pujaannya di Jerman, Ini Kisahnya

Mengenal Sosok Nabilla Aprillya, Mantan Atta Halilintar dan Artis Bigo Live

Panduan Menggunakan 7 Transportasi Lokal di Selandia Baru, Ada Campervans

"Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Transportasi telah diminta untuk bekerja bersama dan membahas hukum apa yang perlu diubah atau dibuat untuk memungkinkan layanan ini diimplementasikan di negara ini," katanya usai rapat.

Redzuan juga menekankan bahwa pemerintah harus memastikan pentingnya pelayanan dilaksanakan sesuai dengan undang-undang yang ada serta memastikan keamanan transportasi ini.

"Kami ingin memastikan apa pun yang kami terapkan untuk mengembangkan ekonomi kaum muda kami tidak melanggar hukum," katanya dalam laporan itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Abdul Rahman juga mengumumkan hasil baik tersebut.

Saddiq mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad dan Menteri Transportasi Anthony Loke untuk dukungan mereka.

“Kami tulus ingin memastikan bahwa motor mendapatkan peluang kerja, yang jumlahnya puluhan ribu, sementara pada saat yang sama, dapat membantu para paman dan bibi vendor yang menjalankan bisnis mereka dengan menjual produk mereka melalui layanan seperti Gojek," katanya.

"Ini juga untuk membantu wirausahawan muda, dengan Gojek, akan dapat menjual produk mereka melalui layanan tersebut," katanya dalam video di Twitternya.

Syed Saddiq menambahkan bagaimana pengenalan layanan perjalanan ini juga bisa membantu dilema jarak jauh, saat seseorang ingin mencapai hub atau stasiun transportasi umum dengan biaya rendah tanpa harus melalui kemacetan lalulintas.

Senin lalu, CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk membahas proposal itu.

Hadir dalam pertemuan itu Syed Saddiq dan Menteri Transportasi Anthony Loke.

Loke mengatakan bahwa tugasnya sebagai menteri transportasi adalah untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sementara pekerjaan Syed Saddiq adalah untuk menciptakan peluang kerja bagi kaum muda..

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved