SAH! Gojek Dapat Lampu Hijau Beroperasi di Malaysia
Kabinet pemerintahan Malaysia memberi lampu hijau bagi Gojek untuk beroperasi di Malaysia untuk transportasi roda dua atau ojek online.
Tahun lalu, Loke mengatakan bahwa Putrajaya tidak berencana untuk melegalkan layanan ojek online ini di jalan-jalan Malaysia.
Dia mengatakan kepada Dewan Rakyat bahwa pemerintah merasa layanan ojek online ini tidak cocok di Malaysia karena tingginya tingkat kecelakaan di jalan yang melibatkan sepeda motor.
Gojek berambisi untuk berambisi melebarkan sayapnya di kawasan Asia Tenggara. Selain Malaysia, Gojek sudah beroperasi di Vietnam, Singapura (khusus mobil) , Thailand, dan dalam waktu dekat juga Filipina.
Seperti diberitakan.kemarin, Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Syed Abdul Rahman membawa proposal Gojek ini ke rapat kabinet setelah pertemuan Nadiem Makarim dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan Menteri Transportasi Anthony Loke, Senin.
Syed Saddiq mengatakan transportasi sepeda motor akan menciptakan ratusan ribu pekerjaan bagi pemilik sepeda motor, terutama anak-anak muda Malaysia yang membutuhkan pekerjaan.
• VIDEO VIRAL - Dua Polisi Hong Kong Terekam CCTV Menganiaya Tahanan di Rumah Sakit
• Bus Otonom yang Jalan Sendiri Tanpa Sopir Mulai Beroperasi di Sentosa, Singapura
• Demo Pro Hong Kong Dikalahkan oleh Konvoi Mobil Fast and Furious pro-China di Kanada
"Kelompok pengendara motor ingin pekerjaan dan penghidupan, bukan hanya untuk program balap," kata menteri termuyda pemerintahan Mahathir itu.
"Mereka wajib dibela. Jangan perumit sumbangan mereka kepada negara."
Sebenarnya, ojek motor bukan hal baru di Malaysia karena pada November 2016 sudah ada startup lokal Dego Ride meluncurkan layanan seperti ini.
Namun pemerintah melarang operasional perusahaan itu pada Februari 2017 dengan alasan tidak aman, kecuali hanya pemerintahan negara bagian Johor yang masih memberlakukannya.
Larangan itu masih diberlakukan oleh rezim koalisi Pekatan Harapan yang dipimpin Mahathir yang memenangkan Pemilu 2018 hingga saat ini.
Namun, sepertinya Naqdiem berhasil meyakinkan Mahathir bahwa Gojek memiliki standar keselamatan dan keamanan yang tinggi serta jaminan kepada pengemudi dan penumpangnya seperti di Indonesia.
Syed Saddiq mengklarifikasi bahwa industri sepeda motor tidak akan dimonopoli oleh Gojek.
“Ini bukan hanya untuk Gojek. Kami lupa bahwa kami memiliki seorang warga Malaysia yang paling berbakat menjalankan Dego Ride di Johor, yang mempekerjakan ribuan pengendara,” katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari Star Online.
"Para pengendara menikmatinya, mereka dibayar dengan layak dan Dego Ride adalah media transportasi alternatif yang baik," tambahnya.
Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan, kementerian yang dipimpinnya akan melakukan studi tentang transportasi sepeda motor ini jika usulan Syed Saddiq disetujui oleh Kabinet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21082019-ceo-gojek-dan-mahathir.jpg)