Strategi BCA Lebih Memilih untuk Akuisisi Bank Tertutup

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100) masih membidik satu bank lagi paska sukses mengakuisisi Bank Royal.

Strategi BCA Lebih Memilih untuk Akuisisi Bank Tertutup
tribunbatam/dwie sudarlan
Bank BCA 

TRIBUNBATAM.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100) masih membidik satu bank lagi paska sukses mengakuisisi Bank Royal.

Bank swasta terbesar di tanah air ini lebih fokus mencari bank tertutup untuk dicaplok.

Direktur BCA Rudi Susanto mengatakan, pihaknya lebih fokus ke bank non emiten karena jika bank sudah emiten maka proses yang harus dilalui untuk akuisisi akan lebih panjang dan ribet.

"Kemungkinan non emiten, walaupun masih tergantung perkembangan. Kalau emiten, prosesnya kita harus delisting, setelah itu baru harus delisting lagi," katanya di Jakarta, Rabu (21/8).

IHSG Memerah Lagi, Hanya 7 Saham LQ45 yang Positif Hari Ini, Rabu (21/8)

Begini Kata Bank Indonesia Soal WhatsApp Incar Bisnis Pembayaran Digital

Begini Lho Cara Mudah Agar Facebook Tak Bisa Melacak Lokasi Pengguna

Kini Bayar Premi Asuransi Online Prudential Bisa via Tokopedia

 

Meski begitu, Rudi bilang, hingga saat ini BCA belum melakukan pembicaraan dengan calon bank yang hendak diakuisisi. Mereka masih sekedar melihat-melihat. Pasalnya, perseroan masih ingin fokus terlebih dahulu menyelesaikan administrasi pembelian Bank Royal.

Dia menjelaskan, rencana untuk mengakuisisi dua bank sebenarnya sudah masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BCA dalam tiga tahun terakhir. Itu berawal dari aturan otoritas yang hanya memperbolehkan perseroan menguasai mayoritas saham jika mengakuisisi dua bank.

"Kalau kontrol majority sesuai aturan, harus akuisisi dua bank dan bank itu harus digabung." jelas Rudi.

Dengan aturan tersebut, BCA tentu memerlukan investasi jumbo untuk mencaplok bank kecil lain. Maka itu, butuh waktu bagi perseroan untuk terus mencari-cari bank yang pas diakuisisi baik dari sisi ukuran maupun harga.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved