Selasa, 14 April 2026

Dikabarkan WhatsApp Pay akan Hadir, Bagaimana dengan Keamanan Data Pribadi?

WhatsApp dikabarkan akan menghadirkan layanan WhatsApp Payment yang disebut WhatsApp Payment ke Indonesia.

UXDESIGN
Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah mendekati beberapa pelaku teknologi finansial (Tekfin) di Indonesia untuk menawarkan fitur pembayaran digitalnya: WhatsApp Pay. 

TRIBUNBATAM.id - WhatsApp dikabarkan akan menghadirkan layanan pembayaran digital yang disebut WhatsApp Payment ke Indonesia.

Jika benar, Indonesia adalah negara kedua setelah India yang akan mengadopsi layanan tersebut.

Sayangnya, saat diperkenalkan pada 2018 WhatsApp Payment harus ditunda oleh pemerintah setempat karena masalah regulasi.

Terlebih, mereka meragukan bahwa data pengguna tidak akan dibagikan dengan Facebook dan Instagram mengingat keduanya satu induk dengan WhatsApp.

Kini Pengguna Waze Bakal Bisa Dengarkan Musik dari YouTube

Begini Lho Cara Mudah Tambah Filter Instagram Story

Bank Indonesia Rilis Aturan QRIS, Nominal Transaksi QR Code Maksimal Rp 2 Juta

Ramalan Zodiak Besok Jumat 23 Agustus 2019, Aries Lagi Pengin Dimanja, Libra Tersenyumlah

 

Pemerintah bahkan meminta otoritas pembayaran nasional di India (NPCI) untuk menginspeksi WhatsApp dan Google Pay demi memastikan data pribadi pengguna dijaga dengan aman.

Sistem layanan pembayaran digital WhatsApp yang bergulir di India mengandalkan Unified Payment Interface (UPI). UPI adalah sistem yang memungkinkan transfer uang antar-akun bank secara real time.

"Kami percaya akan melakukannya dengan benar. Ini akan mengakselerasi inklusi keuangan dan membawa warga India ke ekonomi digital yang tumbuh dengan cepat," ujar Will Chatcart, WhatsApp Global Head, dirangkum dari Economic Times, Kamis (22/8/2019).

WhatsApp mengklaim bahwa selain aplikasinya, tidak ada layanan di bawah naungan Facebook.Inc yang menggunakan data transaksi WhatsApp UPI untuk keperluan komersial.

Namun, perlu diingat, provider layanan cloud WhatsApp adalah Facebook sebagai induk korporat.

Inilah yang membuat pemerintah India ragu soal kemungkinan data pengguna layanan pembayaran digital WhatsApp dibagikan ke Facebook atau Instagram secara otomatis tanpa sepengetahuan pengguna.

Hal ini cukup wajar mengingat skandal Cambridge Analytica dan rentetan isu penyalahgunaan data pengguna yang mendera Facebook sepanjang tahun lalu.

Kendati demikian, percakapan yang ada di WhatsApp tetap akan terenkripsi secara end-to-end.

Beda implementasi di Indonesia?

Menurut kabar yang beredar, layanan pembayaran yang akan hadir di Indonesia nanti bakal berbeda dengan India.

Alih-alih untuk melakukan transaksi langsung (peer-to-peer), WhatsApp akan berperan sebagai platform pembayaran dengan menggandeng pemain dompet digital lokal yang sudah eksis di Indonesia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved