Calon Pengantin Bunuh Diri, Pesan Terakhir Mengharu Biru, "Maaf Buat Bang Hendra"

Kabar menghebohkan datang dari calon pengantin. Ia dikabarkan tewas gantung diri menjelang hari pernikahan.

Calon Pengantin Bunuh Diri, Pesan Terakhir Mengharu Biru,
Kolase Serambinews.com
Gadis bunuh diri jelang pernikahan. FOTO kolase Lia Yulrifa, surat rekomendasi nikah (tengah), dan Kepala KUA Luengbata, H Manshur S.Ag 

Calon Pengantin Bunuh Diri Jelang Pernikahan, Tinggalkan Pesan Terakhir: Lia Sudah Buntu 

TRIBUNBATAM.id - Kabar menghebohkan datang dari calon pengantin.

Ia dikabarkan tewas gantung diri menjelang hari pernikahan.

Padahal mereka sudah mengikuti bimbingan menikah.

Kisah tragis calon pengantin bunuh diri jelang pernikahan menimpa Lia Yulrifa (25), gadis asal  Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Banda Aceh.

Lia Yulrifa ditemukan meninggal gantung diri, padahal baru mengikuti bimbingan calon pengantin (catin) linto dan dara baro, di KUA Luengbata, Banda Aceh.

UPB Latih UKM Bank Sampah Mandiri Batam untuk Laporan keuangan dan Pemasaran Berbasis E-Commerce

Cara Mudah Amankan Akun Facebook dari Bahaya Peretasan

Batam Musim Kebakaran 2 Bulan Tidak Pernah Hujan, Dalam 3 Hari 2 Gudang Terbakar

Begini Pesan Khusus Raffi Ahmad untuk Jessica Iskandar dan Richard Kyle Sebelum Menikah

 “Artinya, kalau tidak harmonis, mereka mungkin akan jalan sendiri-sendiri. Tapi, saat itu mereka datang bersama, begitu juga saat pulang setelah selesai bimbingan calon pengantin (catin). Makanya saya kaget begitu mendapat kabar, dara baro yang baru kami bimbing dua hari lalu itu meninggal tergantung,” kata Manshur.
Ia menjelaskan keduanya dibimbing oleh Ustaz Abdul Hadi.
Bahkan pasangan catin ini bersama dengan peserta catin lainnya yang mengikuti kegiatan yang sama pada hari saat itu mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

“Seharusnya dara baro (Lia Yulrifa) itu bimbingan di daerahnya sendiri di Nagan Raya. Tetapi, karena Hendra, calon suaminya itu meminta agar dibimbing sekalian di KUA Luengbata, dengan alasan nanti tidak repot-repot lagi saat tiba di Nagan Raya, sehingga bimbingan pun kami lakukan,” tambah Ustaz Abdul Hadi.

Ustaz Abdul Hadi menerangkan, dalam bimbingan catin tersebut dibahas materi secara umum.

Hanya saja saat dikupas tentang keridhaan, wajah almarhum Lia Yulrifa, terlihat agak sedih, begitu pula halnya dengan calon suaminya Hendra.

“Tapi, saya pikir itu adalah hal lazim dan biasa untuk para calon pangantin yang akan menikah.

Saya juga tidak berani menanyakan apa-apa, karena memang itu sudah biasa dan tidak pernah terpikir yang macam-macam, apa yang terlintas di pikiran mereka,” ungkap Abdul Hadi.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved