Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Karyawan Baru di Hari Pertama Kerja

Selamat bagi Anda yang baru saja lulus kuliah dan diterima bekerja di perusahaan yang diidam-idamkan.

Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Karyawan Baru di Hari Pertama Kerja
Totaljobs
Ilustrasi wawancara kerja 

TRIBUNBATAM.id - Selamat bagi Anda yang baru saja lulus kuliah dan diterima bekerja di perusahaan yang diidam-idamkan.

Tentunya menghadapi hari-hari pertama bekerja membutuhkan serangkaian persiapan, tak hanya berupa pakaian yang sesuai, namun juga perilaku yang tepat.

Nah, para ahli menyatakan, satu hal penting yang tak boleh dilupakan karyawan baru pada hari-hari pertama bekerja adalah menciptakan kesan pertama yang baik. Artinya, jangan melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa merusak kesan pertama Anda.

Dikutip dari Marie Claire UK, Jumat (23/8/2019), berikut adalah 5 kesalahan yang kerap dilakukan karyawan baru di hari-hari pertama bekerja.

Inilah 10 Iklan Favorit Netizen di Youtube Semester I 2019

Jaket dan Baju Ini Bisa Bikin Kamu Kebal dari CCTV E-Tilang

Di Paruh Pertama BCA Salurkan Kredit Lewat Sindikasi Sebesar Rp 25,5 Triliun

Ini Penjelasan Bank Mandiri Soal Whatsapp Pay

1. Tidak bertanya

Soal kesalahan di hari pertama bekerja, satu hal yang harus selalu Anda hindari adalah tidak mengajukan pertanyakan.

Pakar kepemimpinan dan praktisi neuroscience Dominique Stillman menyarankan para karyawan baru tidak hanya mengangguk-angguk jika tidak paham apa yang dikatakan oleh atasan.

"Kesalahan umum adalah kurangnya kepercayaan diri untuk mengajukan pertanyaan, mengangguk atau menyatakan paham tapi faktanya tidak," sebut Stillman.

Ia mengungkapkan, mengajukan pertanyaan di hari-hari pertama bekerja adalah sebuah ekspektasi dan membangun kepercayaan. Justru aneh jika karyawan baru tak memiliki pertanyaan untuk diajukan.

Sementara itu, Direktur Smart Coaching & Training Isla Baliszewska menytaakan, mengajukan pertanyaan adalah cara yang bagus untuk menunjukkan minat, keinginan untuk belajar, dan keterlibatan.

"Namun demikian, pilihlah pertanyaan yang tepat untuk diajukan, pada saat yang tepat, kepada orang yang tepat, untuk alasan yang tepat, dan jangan berlebihan," ungkap Baliszewska.

 

2. Tidak punya 'brand' sendiri

Memiliki dan membangun citra pribadi Anda sangatlah penting. Menjual diri dalam arti positif dapat terasa sedikit aneh di waktu-waktu tertentu, namun di saat semua orang bisa bersuara, Anda harus memiliki hal yang membuat Anda menonjol.

Baliszewska menuturkan, baginya hal yang tak boleh dilakukan karyawan baru adalah datang tanpa memiliki brand pribadi yang konsisten, dapat mudah dikenali, serta sesuai dengan nilai yang dijunjung profesi dan perusahaan.

 

3. Terlalu kritis

Salah satu hal yang seharusnya tak dilakukan dalam posisi baru Anda saat ini adalah terlalu cepat kritis atau menilai seseorang.

Barangkali Anda tak yakin dengan rekan- rekan kerja, atau Anda langsung tidak suka dengan cara bicara atasan, maupun kesulitan mencari tempat makan siang yang tepat. Apapun itu, jangan langsung menilai buruk atau kritis.

"Pada hari pertama, dan beberapa waktu berikutnya, penting untuk menghindari sikap mengkritisi apapun. Tahan kritik itu sampai Anda merasa sudah dalam posisi yang tepat untuk mengkritik dan dapat langsung menyuarakannya," jelas Stillman.

"Apa yang harus Anda lakukan di hari pertama adalah datang tepat waktu dengan energi positif," imbuhnya.

4. Perlukah memperkenalkan diri?

Di hari pertama bekerja, wajar jika Anda merasa gugup atau malah bersemangat untuk bertemu teman-teman baru.

Akan tetapi, bila Anda malu, perlukah mengambil langkah duluan untuk memperkenalkan diri?

"Awalnya ini bisa menjebak, khususnya jika Anda bisa bertemu banyak orang baru dalam satu waktu. Saran saya adalah pertimbangkan kesan pertama yang ingin Anda bangun sebelum tiba ke kantor," ungkap Stillman.

Apa yang Anda pikirkan itu membantu Anda mengidentifikasi tindakan dan perilaku yang harus diadopsi untuk menciptakan kesan tersebut. Stillman menuturkan, ini bisa membantu mereka yang pemalu untuk sedikit mendorong diri ke depan dan mereka yang cenderung percaya diri dapat menyesuaikan diri.

"Saya merekomendasikan Anda memberitahu bahwa Anda (karyawan) baru dan bertanya bagaimana agar dapat bekerja sama di kemudian hari," ungkap dia.

5. Merasa harus pulang larut

Apakah Anda merasa aneh meninggalkan pekerjaan pada waktunya di hari-hari pertama kerja? Ini wajar.

Cepat-cepat pulang begitu jam kerja berakhir dapat membuat orang lain mempertanyakan perilaku Anda itu. Akan tetapi, Stillman menyarankan Anda untuk selalu pulang tepat waktu, termasuk di hari-hari pertama atau terakhir bekerja.

"Tidak pernah ada salahnya pulang tepat waktu, apalagi jika pekerjaan Anda tidak ada shift," cetusnya.

"Apabila bagian dari negosiasi kontrak termasuk membahas jam pulang kerja, penting untuk mematuhi klausul ini sehingga orang lain paham ini adalah hal normal bagi Anda," imbuh Stillman.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved