Breaking News:

Inilah Jadwal Kapal Pelni Bukit Raya Hingga September 2019

Kapal Motor (KM) Bukit Raya dijadwalkan ke Pelabuhan Tarempa Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 07.00 WIB pagi.

Penulis: Tyan | Editor: Rio Batubara
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Kapal Bukit Raya 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Kapal Motor (KM) Bukit Raya dijadwalkan ke Pelabuhan Tarempa Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 07.00 WIB pagi.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan per tanggal 1 Agustus 2019, kapal Pelni dengan kapasitas 970 orang penumpang ini, tiba di Anambas setelah berlayar dari sejumlah pulau di Natuna.

Dalam jadwal yang ditandatangani oleh VP Operasi Kapal Penumpang & Perintis, Aprisman Dedi, kapal berada di Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat.

Kapal baru diberangkatkan sekitar pukul 1 siang dengan tujuan Serasan, Midai dan Natuna sebelum tiba di Pelabuhan Tarempa.

Dari Tarempa, kapal selanjutnya bertolak ke Letung dan Pelabuhan Sri Bayintan Pura, Kijang, Kabupaten Bintan Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Kapal melanjutkan perjalanan ke Blinyu, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Beli Mobil Suzuki All New Ertiga Berhadiah Jimny

Berbelanja di Planet Surf Ada Potongan Harga dan Hadiah Lho

Ada Diskon Lensa Hingga 25 persen di Optik Tunggal

Amazon Resmikan Kampus Terbesar di Distrik Keuangan Hyderabad, India

 

Selanjutnya meneruskan perjalanan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kemudian kembali lagi ke Blinyu sampai ke Pontianak.

Sesuai jadwal, kapal Pelni ini kembali datang ke Pelabuhan ‎Tarempa pada Minggu (1/9) sekitar pukul 23.00 WIB dari Pelabuhan Kijang.

Selain tanggal 1 September 2019, kapal kembali tiba di Pelabuhan Tarempa dengan tujuan Pelabuhan Sri Bayintan Pura pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapal Pelni ini ‎menjadi favorit masyarakat Anambas. Harga tiket terjangkau tak sampai Rp 187 ribu untuk tujuan Tarempa ke Kijang, jadi pertimbangan masyarakat perbatasan.

Meski waktu perjalanan dari Tarempa ke Kijang mencapai 16 jam. Per 1 Agustus 2019, Pelni mengeluarkan pengumuman penjualan tiket sesuai dengan tempat tidur. Pelni pun juga menyerukan tidak lagi menjual tiket tanpa tempat tidur (non seat).

Aturan ini setidaknya baru diterapkan di Pelabuhan Sri Bayintan Pura, Kijang. Itu pun tidak sesuai dengan nomor tempat tidur yang tertera pada tiket.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang dan Bintan, Ahmad Syafran yang dikonfirmasi membenarkan adanya aturan ini.

Aturan ini dilakukan agar penumpang dapat lebih nyaman selama perjalanan dalam kapal. Ia pun memberikan saran bagi calon penumpang yang ingin berlayar dengan kapal Pelni.

Perencanaan perjalanan dan membeli tiket jauh hari bisa dilakukan agar tidak kehabisan ketika akan bepergian.

Pembelian tiket dapat dilakukan di loket kantor Pelni, kantor perjalanan, hingga aplikasi yang dapat diakses di ponsel cerdas.

"Betul Mas. Untuk pembelian tiket harus sesuai dengan identitas diri serta nomor telepon," ujarnya.(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved