BATAM TERKINI

180 Pemuda Batam Berlomba Ingin Magang ke Jepang, Ini Pesan Walikota Batam, HM Rudi

Wali Kota Batam, Rudi membuka secara resmi kegiatan pelatihan pra seleksi rekrutmen pemagangan ke Jepang, angkatan pertama tahun anggaran 2019.

180 Pemuda Batam Berlomba Ingin Magang ke Jepang, Ini Pesan Walikota Batam, HM Rudi
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Wali Kota Batam, Rudi membuka secara resmi kegiatan pelatihan pra seleksi rekrutmen pemagangan ke Jepang, angkatan pertama tahun anggaran 2019, Senin (26/8/2019). 

Ini Pesan Wali Kota Batam saat Membuka Pelatihan Pra Seleksi Rekrutmen Magang ke Jepang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Rudi membuka secara resmi kegiatan pelatihan pra seleksi rekrutmen pemagangan ke Jepang, angkatan pertama tahun anggaran 2019, Senin (26/8/2019).

Kegiatan bertempat di ruang aula lantai 4 Gedung Wali Kota Batam.

Pemagangan ini merupakan bentuk kerjasama antara Kementerian Tenaga Kerja RI dengan Pemerintah Jepang dan Pemerintah Kota Batam.

Ada sebanyak 180 pemuda Batam yang ikut pelatihan pra seleksi ini.

Rudi berharap, dari ratusan orang itu, banyak yang lulus seleksi dan bisa magang ke Jepang.

"Mudah-mudahan banyak yang bisa dibawa ke sana," kata Rudi, usai kegiatan kepada wartawan.

Untuk bisa ke sana, Rudi memotivasi peserta agar meningkatkan kemampuan dirinya.

Baik kemampuan intelegensi maupun fisik.

Walikota Batam dan Ketua DPRD Tandatangani Tuntutan Buruh, Ini Isinya!

PT Foster Hengkang dan PHK 1.160 Karyawan, Walikota Batam: Sudah Tutup Sejak Maret

Kemampuan intelegensi bisa didapat dengan cara belajar-sering membuka buku psikotes, sedangkan fisik, dengan cara berlatih.

"Mudah-mudahan diterima. Saat tes orang Jepangnya hadir, nilai MTK-nya nggak terlampau di bawah. Jadi bisa memenuhi standar kelulusan," harapnya.

Dalam sambutannya, Rudi mengatakan, saat ini Pemko Batam sedang menyiapkan pemuda-pemudi Batam untuk berkiprah nantinya, memanfaatkan bonus demografi 2045. Salah satunya lewat pemagangan kerja.

"Saya bicara ini untuk ke depan. Tugas saya menyiapkan kaderisasi," ujar Rudi.

Ia juga menitip pesan, bagi peserta yang lulus ke Jepang nanti, harus bisa bertukar informasi. Apa saja yang dibutuhkan untuk bisa bekerja di Jepang.

"Supaya yang di sini bisa menyiapkan diri. Etos kerja kita rendah, sedangkan Jepang, cekatan. Saya mau suatu waktu, kita tidak jauh dari mereka," harap mantan anggota DPRD Kota Batam ini. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved