Perang Dagang AS vs China, Beijing Terapkan Tarif Balasan, Trump Langsung Kelabakan

Lucunya, dalam salah satu cuitannya menyebut tindakan Beijing menerapkan tarif 75 persen itu tidak adil dan bermotif politik, tanpa dirinci

Perang Dagang AS vs China, Beijing Terapkan Tarif Balasan, Trump Langsung Kelabakan
Instagram/radii.china
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping 

TRIBUNBATAM.ID, BEIJING - Pemerintah China membalas tindakan Presiden AS Donald Trump yang memukul China dengan tarif impor dengan tindakan yang sama.

China mengenakan tarif pembalasan 5 hingga 10 persen pada produk-produk Amerika senilai US $ 75 miliar, termasuk kedelai, babi, dan, untuk pertama kalinya: minyak mentah.

China juga mengembalikan bea penalti 25 persen atas impor mobil dan suku cadang buatan AS, sehingga total tarif menjadi 40 persen.

Balasan China itu membuat Trump kelabakan meskipun di KTT G7 Perancis, Minggu (24/8/2019) mengatakan bahwa ia memiliki "pikiran kedua" untuk meningkatkan perang dagang dengan China.

Inilah Tahapan Pemilu Serentak 2020, Tahapan Sudah Dimulai Sejak Oktober 2019

29 TKI Ilegal Diamankan Polisi, Hendak Diberangkatkan ke Malaysia, 2 Orang Pengurus Jadi Tersangka

Rank Season 10 Berakhir, Login dan Push Rank Season 11 Free Fire Mulai Hari Ini Senin (26/8)

G7 terdiri dari Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan AS serta Uni Eropa yang juga memiliki wakil di G7.

Trump sebelumnya mengumumkan akan menaikkan tarif impor untuk produk sebesar US $ 250 miliar dari 25 persen menjadi 30 persen mulai 1 Oktober, dan untuk barang senilai US $ 300 miliar dari dari 10 persen hingga 15 persen mulai tanggal 1 September.

Meskipun Presiden Xi Jinping langsung membalas tindakan Trump, namun Beijing mengatakan bahwa mereka menentang eskalasi perang dagang AS vs China dan sebaliknya menyambut "negosiasi yang tenang".

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Perdana Menteri Liu He, setelah langkah pekan lalu oleh Beijing dan Washington semakin meningkatkan ketegangan perdagangan antara dua negara terbesar di dunia itu. ekonomi.

"Kami bersedia untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dengan AS melalui negosiasi yang tenang," kata Liu yang juga kepala negosiator Chona dalam pidatonya di Smart China Expo di Chongqing, kemarin.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved