Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 14.243 per dolar AS, Senin (26/8)

Data Bloomberg Senin (26/8) Pukul 15.58 WIB, rupiah di pasar spot berada pada level Rp 14.243 per dolar Amerika Serikat (AS)

Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 14.243 per dolar AS, Senin (26/8)
Antara
ILUSTRASI Nilai tukar rupiah 

TRIBUNBATAM.id - Rupiah ditutup melemah. Data Bloomberg Senin (26/8) Pukul 15.58 WIB, rupiah di pasar spot berada pada level Rp 14.243 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,20% dibandingkan dengan penutupan rupiah pada akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.215 per dolar AS.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga melemah di hadapan dolar AS.

Rupiah menempati posisi kelima di Asia yang melemah paling dalam terhadap dolar AS.

Sejalan dengan perdagangan di pasar spot, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga melemah pada Senin (26/8). Pukul 10.03 WIB, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia itu ada di Rp 14.261 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,08% dibanding akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.249 per dolar AS.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri bilang rupiah bisa terkoreksi setelah mengalami penguatan di akhir pekan.

Segini Harga Kawasaki Ninja 250 SE MY 2020, Keyless dan Pakai Livery Baru

Dari Oppo hingga Xiaomi, Inilah Daftar Harga Terbaru HP Bulan Agustus 2019

7 Usaha Ini Cocok saat Pensiun, Mulai dari Binis Online Hingga Laundry

Kini Buat atau Perpanjang SIM di Polda Metro Jaya Bisa Bayar Pakai Go-Pay

 

Sebenarnya masih ada potensi rupiah menguat hanya saja ada sentimen-sentimen yang kemungkinan besar menyebabkan rupiah akan terkoreksi.

Pernyataan Trump terbaru menjadi sentimen utama yang menyebabkan rupiah bisa terkoreksi. Menurutnya, pernyataan Trump kembali menyebabkan situasi perang dagang memanas kembali.

"Trump kembali menggoyahkan situasi perang dagang AS China menimbulkan rupiah bisa saja terkoreksi," ujar Reny.

Walaupun demikian, Reny menyebutkan masih ada sentimen positif dari domestik yang bisa menghambat koreksinya tersebut.

Ia bilang visi misi dari presiden Jokowi terkait fokus pembangunan infrakstruktur dan investasi menjadi katalis yang positif.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved