ABG 16 Tahun Minum Racun Pestisida, Teman-temannya Ancam Sebar Videonya saat Diperkosa

Polisi menegaskan, polisi melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang membuat korban mengakhiri hidup

ABG 16 Tahun Minum Racun Pestisida, Teman-temannya Ancam Sebar Videonya saat Diperkosa
majhapaper
ilustrasi pemerkosaan 

#ABG 16 Tahun Minum Racun Pestisida, Teman-temannya Ancam Sebar Videonya saat Diperkosa

TRIBUNBATAM.id - Polisi mengungkap kasus pemerkosaan terhadap gadis berusia 16 oleh teman-teman pacarnya.

Kasus pemerkosaan ini berujung tragis, korban bunuh diri dengan minum racun.

Dikutip dari India Today, Sabtu (31/8/2019), gadis itu pilih minum racun pestisida karena pelaku mengancam akan sebarkan video korban saat diperkosa.

Insiden pemerkosaan sendiri terjadi pada 24 Agustus 2019 di distrik Midnapore Timur, Bengal, India.

Seusai insiden nahas tersebut korban pilih minum racun.

Sempat dibawa Rumah Sakit SSKM yang berada di Kolkata, namun nyawanya tak berhasil tertolong.

Berkenalan Lewat Facebook, Siswi SMP Ini Jadi Korban Pemerkosaan 4 Pria

Pemerkosa berjumlah 6 orang dan salah satunya adalah sang pacar.

Polisi telah menangkap empat dari enam terdakwa, satu di bawah umur. 

Terdakwa diidentifikasi sebagai Biswajit Patra, Samir Mandal dan Sourav Dalui.

Ketiga pelaku kini berada di tahanan dan pelaku yang di bawah umur dikirim ke tempat pembinaan.

Kashinath Choudhury, perwira tinggi dari Kantor polisi Kolaghat mengatakan polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap terdakwa lainnya. 

Remaja Putri 16 Tahun Diperkosa Dua Temannya, Mulanya Ajak Jalan-jalan hingga  Bayar Utang Teman

Seorang gadis di Lampung Utara diperkosa untuk bayar utang temannya.

Korban yang merupakan warga Kotabumi tersebut masih berusia 16 tahun.

Jajaran PPA dan Resmob Polres Lampung Utara telah menangkap dua orang tersangka dalam kasus gadis di Lampung Utara diperkosa untuk bayar utang temannya tersebut.

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban ke PolresLampung Utara.

"Pelaku telah diamankan kemarin, dan tengah dalam pemeriksaan satreskrim dan PPA," ujar Budiman Sulaksono, Rabu (31/7/2019).

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved