KECELAKAAN DI TOL CIPULARANG

Kisah Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Belikan Sepatu Anak Sebelum Meninggal

Kisah Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Belikan Sepatu Anak Sebelum Meninggal

Kisah Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Belikan Sepatu Anak Sebelum Meninggal
Kompas.com
Kisah Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Belikan Sepatu Anak Sebelum Meninggal 

Kisah Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Belikan Sepatu Anak Sebelum Meninggal

TRIBUNBATAM.id - Sopir truk Iwan (34) menjadi korban tewas dalam insiden kecelakaan beruntun di Tol Cipularang pada Senin (2/9/2019).

Orangtua Iwan, yakni Nisin membeberkan kisah pilu terkait anaknya.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (3/9/2019), Nisin menjelaskan bahwa Iwan bekerja sebagai sopir di perusahaan plastik.

Iwan baru bekerja selama tiga minggu di perusahaan plastik tersebut.

Sehingga, Iwan belum mendapat gaji dari pekerjaanya.

Dua Mahasiswa Unmul Samarinda Diduga Berbuat Mesum saat KKN, Terungkap Lewat Amplop Surat Kades

Menabrak Kapal Pukat Milik Nelayan, Pria Ini Pilih Jalur Kekeluargaan Untuk Mengganti Rugi

Kasus Ibu Bunuh Bayinya Sendiri di Bandung, Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pelaku

"Iya belum ada satu bulan. Mungkin baru ada tiga mingguan deh kerja sebagai sopir di perusahaan plastik. Bahkan belum merasakan gaji pertamanya," ucap Nisin (50), di rumah duka di Kampung Tanggulin, Sepatan Timur Kota, Kabupaten Tanggerang, Selasa (3/9/2019).

Nisin menjelaskan dirinya juga baru tahu Iwan bekerja di perusaaan plastik baru dua minggu lalu.

"Karena saya sudah usia juga akhirnya cuma dia yang terusin. Tapi enggak tau kapan berhentinya, dia tau-tau datang dua minggu lalu bilang kalau dia udah kerja di perusahaan pelastik di Tangerang. Alhamdulillah, saya pikir," ungkapnya.

Nisin mengatakan, biasanya Iwan tak disuruh mengatarkan barang jauh dari Tangerang.

Namun, pada hari kecelakaan tersebut, Iwan disuruh mengantar barang plastik ke Bandung.

"Baru kali itu saja dia dikirim ke luar kota, biasanya di dalam kota saja. Ya, tapi namanya umur ya," ungkap Nisin.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved