Poin-poin Penting RUU Perpajakan yang Baru, PPh Badan Turun

RUU perpajakan yang baru sedang dalam naskah akademik dan akan disodorkan ke DPR dalam waktu dekat. Apa saja poin-poin penting dalam RUU tersebut?

Poin-poin Penting RUU Perpajakan yang Baru, PPh Badan Turun
SPT online
Pengisian pajak secara online 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) perpajakan yang baru mengenai ketentuan dan fasilitas perpajakan untuk penguatan perekonomian.

RUU perpajakan yang baru tersebut akan membahas mengenai perpajakan dan fasilitas perpajakan.

RUU perpajakan yang baru sedang dalam naskah akademik dan akan disodorkan ke DPR dalam waktu dekat. Apa saja poin-poin penting dalam RUU tersebut? Simak rinciannya berikut ini

1. PPh badan diturunkan

Di RUU tersebut, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan menjadi 20%. Saat ini tarif PPh badan sebesar 25%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penurunan PPh badan akan dimulai pada tahun 2021. Penurunan tarif PPh badan tidak akan memberikan tekanan ke anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

2. Insentif tambahan PPh badan bagi perusahaan yang go public

Perusahaan yang melantai di bursa akan mendapatkan insentif tambahan. PPh badan bagi perusahaan yang go public bisa turun hingga 17%. Besaran tarif pajak ini seperti di Singapura.

"Ini terutama yang baru mau masuk ke bursa," terang Sri Mulyani di Kantor Presiden, Selasa (3/9).

3. Penghapusan pajak dividen

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved