Aktris Thailand Bikin Syok Penggemarnya, Pompa ASI Keluar Darah. Apa yang Terjadi?
Dalam postingan itu, Panward Hemmanee menampilkan botol susu yang dipompa berwarna merah serta foto bekuan darah di atas piring.
Mungkin menakutkan bagi ibu untuk melihat darah dalam ASI mereka, tetapi perawat yang terdaftar, Donna Murray, berpendapat bahwa tidak perlu khawatir.
Penyebabnya beragam, mulai dari puting susu yang rusak dan kapiler yang pecah, seperti kasus Panward, atau kondisi seperti mastitis, infeksi yang menyerang 20 persen ibu menyusui.
Ibu dapat terus menyusui dan memberi bayi mereka susu yang dipompa meskipun diwarnai dengan sedikit darah.
Namun, ibu dengan infeksi yang dapat ditularkan melalui darah, seperti virus hepatitis dan HIV, harus memeriksakan diri ke dokter sebelum menyusui.
Teknik Memompa yang Benar
Meskipun normal untuk mengalami rasa sakit yang singkat saat memompa ASI, namun seringkali seorang wanita menekan pompa ke payudara dengah harapan sedotan pompa bisa maksimal.
Itu adalah pendapat yang keliru karena sebenarnya susu wanita sangat sensitif sehingga dengan rangsangan pompa yang lembut saja sebenarnya air susu akan keluar.
Para ahli mengatakan bahwa selain kesalahan umum dengan menekan pompa terlalu kuat, juga memompa dengan kecepatan yang salah atau terlalu cepat.
Cara itu justru dapat merusak payudara dan jaringan puting.
"Seorang ibu akan sabar menyusui bayinya, seharusnya juga bersikap yang sama saat memompa," kata ahli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/05092019-aktris-thailand-panward-hemmanee.jpg)