BATAM TERKINI
Hindari Gangguan Mental, KPPAD Kepri Bakal Dampingi Siswa SD Korban Pencabulan
KPPAD Provinsi Kepri, Eri Syahrial menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan.
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Eri Syahrial menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan.
“Sudah assessment, kita dampingi ke sekolah, sehingga sang anak nantinya tidak mengalami gangguan mental. Yang pasti kita mengharapkan kepada sekolah agar dapat melakukan pembinaan,” ujarnya kepada Tribunbatam.id
Meski demikian, kata Ery, pihaknya juga akan terus mengawasi kejadian itu.
“Mengawasi bagaimana korban ini tetap mendapat pendidikan sehingga korban ini terlindungi. Itu menjadi tugas kami,” ungkapnya.
• Diduga Cabuli Belasan Siswa, Oknum Guru SD di Batam Dipecat, Soal Proses Hukum Ini Jawaban Sekolah
Dipecat Sekolah
M, oknum guru yang melakukan pencabulan terhadap belasan muridnya akhirnya dipecat oleh pihak sekolah sebagai sanksi terhadap perilaku tak senonohnya.
Kepala Sekolah SD yang berlokasi di Batam Centre tersebut mengakui jika M melakukan perbuatan asusila dengan modus melakukan hipnoterapi terhadap murid-muridnya.
"Modus yang dipakai metode hipnoterapi," ujar Kepala sekolah kepada Tribunbatam.id, Kamis (5/9/2019).
Mengenai proses hukum yang akan diambil pihak sekolah mengaku akan menyerahkannya pada orangtua korban.
"Proses hukumnya kita serahkan kepada orangtua korban" ujarnya.
Namun, pihak sekolah mengatakan akan siap membantu dan memfasilitasi orangtua korban dalam proses hukum.
"Kami akan membantu dan memfasilitasi untuk proses hukum" ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, M, oknum guru sekolah dasar (SD) di kawasan Batam Centre yang diduga melakukan pencabulan terhadap siswa SD di tempatnya mengajar melarikan diri setelah ketahuan melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anak didiknya.
Pria berusia 45 tahun tersebut disebut telah mengajar di sekolah tersebut selama 4 tahun belakangan.
Diduga sedikitnya sudah belasan anak menjadi korban pelampiasan hawa nafsu pria itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/erry-syahrial_20160104_210810.jpg)