KPK Beberkan Konspirasi Jahat Kock Meng Suap Gubernur Kepri Nurdin Basirun Melalui Abu Bakar

Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, benarkan penahanan pengusaha asal Batam bernama Kock Meng.

KPK Beberkan Konspirasi Jahat Kock Meng Suap Gubernur Kepri Nurdin Basirun Melalui Abu Bakar
IST
Pengusaha Batam Kock Meng Resmi Ditahan KPK 

Kock Meng Resmi Ditahan, Simak Konspirasi Jahatnya Suap Nurdin Basirun Menurut KPK

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, benarkan penahanan pengusaha asal Batam bernama Kock Meng.

Saat dihubungi, Kamis (12/9/2019) pagi, Febri pun mengirimkan sebuah bahan keterangan (baket) terkait status dan peran Kock Meng dalam kasus suap dan grtatifikasi Gubernur (non-aktif) Kepri, Nurdin Basirun.

Dalam baket itu, KPK menemukan permulaan bukti yang cukup kuat atas keterlibatan Kock Meng dalam kasus suap Nurdin Basirun terhadap penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri.

Hasil Akhir Semen Padang vs PSS Sleman, Gol Saimima Bawa Kemenangan Tim Elang Jawa

Kock Meng Saat Berada di Ruangan KPK, Ia resmi ditahan oleh KPK
Kock Meng Saat Berada di Ruangan KPK, Ia resmi ditahan oleh KPK (Tribunbatam.id/Dipa Nusantara)

Sehingga, setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam, KPK pun akhirnya menetapkan status Kock Meng sebagai tersangka setelah sebelumnya hanya diperiksa sebagai saksi.

Dalam rilis itu pula, diceritakan konspirasi 'jahat' Kock Meng bersama Abu Bakar untuk memuluskan proyek reklamasi di Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Mulanya, Kock Meng dan Abu Bakar mengajukan terlebih dahulu izin pemanfaatan ruang laut terhadap Nurdin Basirun akibat dalam melaksanakan reklamasi memelukan izin lokasi dan izin pelaksanaan reklamasi.

Namun, karena Perda RZWP3K Provinsi Kepri masih dibahas dan belum diterbitkan, maka izin itu pun juga belum dapat dikeluarkan.

IndiHome Hadir dengan Kecepatan Hingga 300 Mbps

Bahkan terungkap, Kock Meng bersama Abu Bakar telah mengajukan sebanyak tiga kali terkait pengajuan izin prinsip pemanfaatan ruang laut di Tanjung Piayu, Kota Batam, kepada Gubernur (non-aktif) Kepri, Nurdin Basirun.

Izin itu diperuntukan oleh Kock Meng untuk membangun kawasan resort megah di sekitar perairan Tanjung Piayu, Kota Batam.

Halaman
12
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved