Minyak Tanah Mulai Langka di Karimun, Warga Berdesakan Beli Minyak Tanah

Kebutuhan masyarakat akan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah masih tinggi. Hal ini terlihat dari ramainya antrian masyarakat di sebuah pang

Minyak Tanah Mulai Langka di Karimun, Warga Berdesakan Beli Minyak Tanah
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Warga berebut mendapatkan minyak tanah di sebuah pangkalan di Kelurahan Meral Kota, Rabu (20/3/2019) siang 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kebutuhan masyarakat akan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah masih tinggi.

Hal ini terlihat dari ramainya antrian masyarakat di sebuah pangkalan, Wakidjo, di RT 03 RW 02, Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepualauan Riau (Kepri).

Bahkan tidak semua warga yang mendapatkannya minyak tanah yang dijual seharga Rp 9.000 perliter itu. Ini dikarenakan stok minyak tanah pangkalan langsung habis diserbu warga.

Dari pantauan, terlihat puluhan warga membawa jerigen dan botol-botol bekas air mineral sebagai wadah penampung minyak tanah. Bukan hanya satu saja, tapi beberapa diantaranya ada yang membawa higga tiga wadah.

Persib Bandung vs Semen Padang, Debut Dua Pemain Asing Kabau Sirah, Karl Max Siap Dimainkan

Warga yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tersebut berdesak-desakan agar mereka dapat dilayani terlebih dahulu.

"Kami masih pakai minyak tanah. Karena belum dapat jatah kompor sama gas yang dibagi pemerintah," kata Ayu, seorang warga yang diwawancarai di lokasi.

Pemilik pangkalan yang ditanyai mengatakan dirinya hanya mendapatkan jatah minyak dari agen sebanyak satu drum saja perbulan, atau sekitar 200 liter.

"Tak macam dulu. Dapatnya sekarang sedikit. Cuma satu drum saja sekarang," kata pria tersebut.

Puluhan Kota di Malaysia Dikepung Kabut Asap, Lima Terparah Termasuk Kantor Mahathir Putrajaya

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli membenarkan adanya BBM jenis minyak tanah yang masuk.

Yosli menjelaskan adanya minyak tanah tersebut lanyaran kebutuhan gas bagi masyarakat Karimun masih belum mencukupi.

"Masih ada 10 persen khusus di Pulau Karimun Besar. Jumlahnya sekitar 102 Kl Kilo Liter) lebih. Yang dapat satu agen saja, PT Petromas Jaya Abadi," kata Yosli yang dibubungi melalui ponselnya, Rabu (16/9/2019).

Presiden Jokowi Teken PP Terkait Ex Officio, Kepala BP Batam Siap-Siap Balik Kandang

Disebutkan Yosli, minyak tanah yang masuk pertengahan bulan September 2019 ini sebanyak 250 Kl.

"Datang langsung dibagikan. Jumlah itu langsung untuk dua bulan, September dan Oktober," ujarnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved