KILAS BALIK
Pramugari Ini Tolak Mentah-mentah Cinta Presiden Soekarno dan Pilih Pria Duda, Bung Karno Marah
Pramugari itu menolak mentah-mentah cinta Soekarno. Bung besar itu marah saat mengetahui pramugari yang menolak cintanya itu menikah
Karena jika diterima disana maka tugasnya ialah melayani Presiden Soekarno dan petinggi negara lainnya saat terbang mengudara.
Suatu hari setelah Irma bekerja sebagai pramugari di Skadron 17 tersebut, ia menghadap Bung Karno.
Rupanya Soekarno kesengsem melihat penampilan Irma memakai kebaya.
Hidayana sendiri berarti 'Hidayah Tuhan.'
Namun Irma menolak perasaan Soekarno kepadanya.
Ia beralasan tak menaruh perasaan lebih kepada Proklamator itu lantaran usia si Bung sebaya dengan ayahnya, tak menarik bagi hati Irma.
Terlebih Irma menganggap jika mencintai Soekarno maka ia akan menyakiti hati istri-istrinya yang lain.
Soekarno menghargai sikap dan pendirian Irma tersebut.
Tapi, tak lama setelah itu Irma seperti menjilat ludah sendiri.
Ia jatuh hati kepada seorang duda yang umurnya terpaut jauh darinya dan menikah dengannya.
Usut punya usut suami Irma itu adalah lawan politik Soekarno.
Namun Irma enggan menyebutkan identitas suaminya itu ke publik.
Mengetahui ini, Soekarno marah.
Irma diperintahkan menghadap kepadanya ke Istana Negara.
"Irma, kau tolak cintaku, karena umurku. Kenapa kau kawin dengan dia yang seumur aku pula?" kata Bung Karno.
Entah jawaban apa yang dilontarkan Irma menimpali pertanyaaan Soekarno tersebut.
Selain Irma rupanya Soekarno pernah jatuh hati juga kepada salah seorang pramugari Garuda Indonesia yang kemudian ia angkat untuk bertugas di Skadron VVIP 17 AURI.
Nama pramugari itu adalah Kartini Manoppo yang kemudian dinikahi oleh Bung Karno. (Seto Aji)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/10-9-2019-soekarno.jpg)