Selasa, 5 Mei 2026

KILAS BALIK

Pramugari Ini Tolak Mentah-mentah Cinta Presiden Soekarno dan Pilih Pria Duda, Bung Karno Marah

Pramugari itu menolak mentah-mentah cinta Soekarno. Bung besar itu marah saat mengetahui pramugari yang menolak cintanya itu menikah

Tayang:
NET via Tribun Jateng
Soekarno 

“Kamu Kartini Manoppo? Wah aslinya lebih cantik dari lukisannya.”

Pada 1959, Indonesia akan mengirim utusan ke Pasific Festival di San Francisco, AS. Soekarno meminta Sekneg mengirim Kartini sebagai wakil Indonesia.

Tentu saja pihak Sekretaris Negara (Sekneg) kelimpungan.

Sebab saat itu Kartini sudah keluar dari Garuda.

“Apa tidak boleh diganti orang lain?” tanya Sekneg.

“Harus Kartini Manoppo yang berangkat,” tegas Soekarno.

Kisah cinta Soekarno dan pramugari cantik, Kartini Manoppo.
Kisah cinta Soekarno dan pramugari cantik, Kartini Manoppo. (Istimwa WartaKota/arsipnasional.com via Tribunnews)

 

Sebelum berangkat ke AS, Kartini diminta datang ke Istana.

Di sana dia bertemu dengan Bung Karno yang habis mencukur rambut dan mengenakan piyama biru.

Bung Karno memberi petunjuk apa saja yang mesti dilakukannya selama mengikuti festival.

Pria karismatis ini juga berkata, “Di tangan kamu itu adalah Indonesia, kamu harus jadi wakil yang baik.”

Kartini pun mengangguk.

 

Kemudian Bung Karno mengajaknya berbincang ke ruang tamu.

Di ruangan tersebut tiba-tiba Bung Karno mengutarakan perasaan cintanya.

Saking kagetnya, Kartini sampai gemetar.

“Saya minta waktu, Pak,” jawab wanita kelahiran 1939 ini.

“Tidak,” kata si Bung Besar, “Sekarang juga saya minta kepastian darimu, ya atau tidak.”

Kartini bingung luar biasa.

Ya atau tidak, ya atau tidak.

Akhirnya Kartini menjawab, iya.

 

Namun ia minta satu syarat, yakni semua diperjelas menanti kepulangannya dari AS.

Sepulang dari AS, Kartini akhirnya menikah dengan Bung Karno.

Keduanya tidak menikah secara resmi, hanya menikah siri.

Sebab keluarga Kartini yang sangat terpandang awalnya tidak menyetujui.

Pantang bagi mereka putri kesayangannya menjadi istri kelima, meski pria tersebut seorang presiden. 

“Itulah kenapa saya tidak menikah secara resmi dengan Bung Karno,” ujar Kartini seperti dikutip dari buku Bung Karno! Perginya Seorang Kekasih, Suamiku, & Kebanggaanku.

 

Dari Kartini, Bung Karno mendapat seorang putra yang dinamainya Totok Suryawan Sukarnoputra.

Anak tersebut lahir pada 17 Agustus 1967 di Nurenberg, Jerman.

Saat Kartika hamil, Bung Karno memang menyuruh istrinya tersebut melahirkan di Jerman.

Sebab saat itu kondisi politik tidak kondusif, dan Bung Karno berada di akhir era kekuasaannya. 

Sebenarnya Bung Karno melarang Kartini pulang ke Indonesia sampai dia memberikan lampu hijau.

Namun karena rindunya terhadap Indonesia dan Bung Karno tak tertahankan, setelah anaknya lahir, Kartika nekat pulang ke Indonesia. 

#Pramugari Ini Tolak Mentah-mentah Cinta Presiden Soekarno dan Pilih Pria Duda, Bung Karno Marah

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Kisah Pramugari Tolak Mentah-mentah Cinta Soekarno, Presiden Marah Saat Ia Nikah, Panggil ke Istana

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved