Kamis, 16 April 2026

Dukung Revolusi Industri 4.0 di Batam, ITEBA Jalin Kerjasama Dengan Apple Corporation

Dalam rangka mendukung program pemerintah Republik Indonesia itulah ITEBA telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait.

ist
Rektor Institut Teknologi Batam (ITEBA) DR.Ing. M.Sukrisno Mardyanto memakaikan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru di sidang senat terbuka ITEBA, Rabu (18/9) 

TRIBUNBATAM.id- Institut Teknologi Batam (ITEBA) bersama Yayasan Vitka bertekad mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Revolusi Industry 4.0 di wilayah Batam, Kepulauan Riau khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Kami memang mempersiapkan generasi muda Batam serta Kepulauan Riau dalam menyongsong Revolusi Industri 4.0 itu. Sebagai institusi pendidikan teknologi, sains dan seni desain, kami memiliki misi dan visi untuk mewujudkan hal tersebut sesuai kondisi nyata saat ini dan di masa depan,” ujar Rektor Institut Teknologi Batam (ITEBA) DR.Ing. M.Sukrisno Mardyanto kepada wartawan, pada acara Sidang Senat terbuka ITEBA.

Menurutnya, salah satu langkah yang layak dan perlu dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang teknik, sains dan desain sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan industri di Indonesia, kawasan Asia Tenggara dan dunia Internasional.

Peningkatan kualitas pendidikan dalam rangka membangun SDM yang berdaya saing global, dapat dilakukan dengan memberdayakan Perguruan Tinggi berbasis sains, teknologi, engineering dan matematika (STEM), dan seni.

Dalam rangka mendukung program pemerintah Republik Indonesia itulah ITEBA telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait, baik pihak indutri di dalam/luar negeri, instansi/lembaga pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam dan luar negeri.

“Kami telah menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjalin kerjasama dengan Apple corporation. Hal ini diwujudkan dalam program “Apple Foundation” berupa kelas jangka pendek (1 bulan) yang dirancang dengan metode Challenge-based learning untuk memberikan kesempatan kepada calon World-Class Developers untuk mendalami Framework Apple agar mampu merancang prototipe aplikasi dalam ekosistem Apple,” katanya.

Salah Satu Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang adalah Mahasiswi ITB,Sayang Jenazah Tak Dikenali

Sebelum Gantung Diri, Mahasiswa S2 ITB Mukhtar Amin Pamit Melalui Tulisan di Catatan Laptopnya

Ini adalah salah satu persiapan untuk mencetak para calon ahli Teknologi Informasi kelas dunia.

Sedangkan kerjasama dengan industri di Batam, ITEBA telah menjajaki kerjasama dengan PT LABTECH dan Kawasan industri lainnya yang terkait dengan itu.

Bentuk kerjasama lainnya adalah dengan Nongsa Digital Park (NDP) lanjutnya, yang merupakan kerjasama jangka panjang, dimana mahasiswa dapat melakukan kerja praktek di industri animasi sesuai dengan bidangnya.

Tidak itu saja, kampus ITEBA dipersiapkan juga sebagai sebuah Smart and green campus, dimana kemajuan teknologi, sain dan seni dipadukan dalam suatu wujud kampus yang menyatu dengan lingkungan alam sekaligus berbasis teknologi yang canggih dalam menjaga kelestarian ekosistem.

Hal ini sejalan dengan konsep kampus sebagai kumpulan kaum intelektual yang seharusnya menjadi contoh atau panutan kepada institusi atau masyarakat lain akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Pembina sekaligus owner dari Yayasan Vitka Asman Abnur mengatakan Revolusi Industri ke-1 pada Abad ke-18 yang diawali dengan mekanisasi terhadap industri tekstil, pengembangan teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batubara merubah peradaban ciri khas Society 2.0 dan memicu Society 3.0.

Society 3.0 melalui Revolusi Industri menjadikan, masyarakat mempromosikan industrialisasi sehingga, terjadi urbanisasi besar-besaran dari desa yang merupakan basis pertanian menuju kota-kota pusat industri.

“Itulah kami yakin. Untuk menjadikan Batam sebagai basis era revolusi baru. Karena, Batam yang merupakan destinasi wisata sekaligus industri keduanya merupakan rangkaian dari society 4.0, untuk menuju Society 5.0,” katanya.

Dia menjelaskan dengan lahirnya generasi baru seperti Society 5.0 merupakan hal baru bagi masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved