BATAM TERKINI

Lebih Banyak di Jalanan, Driver Ojol Mulai Sesak Nafas Akibat Kabut Asap di Batam

Komunitas Driver Ojek Online membagikan masker dan permen gratis bagi pengendara sebagai bentuk kepedulian pada sesama pengendara kendaraan bermotor.

Lebih Banyak di Jalanan, Driver Ojol Mulai Sesak Nafas Akibat Kabut Asap di Batam
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Komunitas Driver Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Gojek Batam Community (GBC) yang bersekretariat di Botania 2 membagikan masker dan permen secara gratis pada para pengendara yang melintasi simpang Lampu Merah Hotel Kaliban Batam Center, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa daerah di Pulau Sumatera berimbas ke beberapa daerah terdekat termasuk Kota Batam.

Sekilas, wilayah Batam terlihat seperti sedang mendung akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Batam beberapa hari belakangan.

Menyikapi hal itu, Komunitas Driver Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Gojek Batam Community (GBC) yang bersekretariat di Botania 2 membagikan masker dan permen secara gratis pada para pengendara yang melintasi simpang Lampu Merah Hotel Kaliban Batam Center.

Tomy Asrinaldi, Admin GBC sekaligus kordinator pembagian masker mengungkapkan bahwa kegiatan pembagian masker kepada pengendara adalah bentuk kepedulian dan perhatian kepada sesama pengendara kendaraan bermotor.

"Ini bentuk kepedulian kami. Akan adanya kabut asap yang menyelimuti kota Batam beberapa minggu ini," ungkap Tomy kepada Tribun Batam, Rabu (18/9/2019).

Komunitas Driver Ojol ini juga mengungkapkan bahwa yang paling merasakan dampak dari kabut asap belakangan ini ada mereka para driver ojol.

WARNING! Kualitas Udara di Wilayah Kepri Termasuk Batam Dinyatakan Tidak Sehat

Asap Mulai Mencemaskan, Dinas Kesehatan Batam Sarankan Sekolah Percepat Waktu Pulang

"Kami yang paling merasakan akibat kabut asap ini, memang di jalan nggak terlalu terasa, tapi waktu sampai di rumah baru mulai terasa sesak," ujar Tomy.

Pembagian masker tersebut adalah hasil patungan para driver yang tergabung dalam komunitas tersebut.

"Ini hasil patungan kawan-kawan, ada yang langsung ngasih masker ada juga yang nyumbang duit buat beli masker," ujar Tomy sambil membagikan masker.

Tomy juga berharap kepada aparat kepolisian agar menindak tegas para pembakar hutan agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari.

"Ditindak tegas aja pembakar hutan, biar nggak nyengsarain orang lain," ujar Tomy dengan kesal.

Dari pantauan ada sekitar 9 orang komunitas ini yang diterjunkan dalam pembagian masker kepada pengendara.

Dimana setiap simpang lampu merah diisi tiga orang yang bertugas membagikan masker dan permen kepada pengendara yang melintas. (TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved