Imigrasi Dinilai Lalai, 2 Bulan Penjahat Cyber di Indonesia, Tapi Tak Diketahui Aktivitasnya

Warga Negara Asing (WNA) asal China dan Taiwan berhasil mengecoh instansi Dirjen Keimigrasian Indonesia.

Imigrasi Dinilai Lalai, 2 Bulan Penjahat Cyber di Indonesia, Tapi Tak Diketahui Aktivitasnya
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kelas I Khusus Batam Yukatsih 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Puluhan warga Negara Asing (WNA) asal China dan Taiwan berhasil mengecoh instansi Dirjen Keimigrasian Indonesia.

Hal itu terungkap setelah puluhan WNA yang terdiri dari 43 laki-laki dan 4 perempuan berhasil tinggal di Batam selama dua bulan tanpa diketahui keberadaannya oleh Imigrasi.

Kepala Bidang (Kabid) Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang juga sebagai Plh Kepala Bidang Intelijen Penindakan Kelas 1 khusus Batam, Yukatsih menyebutkan hal ini  diluar dari sepengetahuan pihaknya.

“Saat mereka ditangkap petugas kepolisian, kita lakukan pengecekan paspornya resmi alias legal sebagai wisatawan,” ujarnya kepada Tribunbatam.id saat dihubungi, Jumat (20/09/2019) malam.

Empat Wakil Indonesia di Semifinal China Open 2019, Tiga Ganda Putra Plus Anthony Ginting

Yukatsih menceritakan puluhan WNA itu masuk lewat Jakarta.

Beberapa hari di Jakarta mereka pun masuk ke Batam melalui bandara Hang Nadim.

“Jadi awal mulanya pemeriksaan mereka itu di Jakarta. Setelah di Batam mungkin petugas kita tidak terlalu memperhatikan itu atau mengecek kembali,” ujarnya.

Ayam Ganggu Tetangga, Warga Bisa Didenda 10 Juta; 7 Pasal Aneh RUU KUHP 2019:

Yukatsih mengaku mengalami kesulitan untuk mendeteksi masuknya puluhan WNA tersebut.

“Mereka itu masuknya berkala, tidak langsung masuk sekaligus atau puluhan,” tungkasnya.(Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved