BATAM TERKINI

World Clean Up Day di Batam Diisi Aksi Pungut Sampah dan Bersih-bersih di 6 Titik Lokasi

Diikuti 102 kelompok relawan yang terdiri dari komunitas, pihak swasta, serta sekolah, World Clean Up Day di Batam digelar di 6 titik lokasi.

World Clean Up Day di Batam Diisi Aksi Pungut Sampah dan Bersih-bersih di 6 Titik Lokasi
TRIBUNBATAM.ID/NABELLA HASTIN PINAKESTI
Para relawan peserta World Clean Up Day Batam di salah satu titik lokasi tempat pelaksanaan kegiatan yaitu Welcome To Batam saat berfoto bersama, Sabtu (21/9). 

World Clean Up Day di Batam Gelar Aksi Bersih-bersih di 6 Titik Lokasi  

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ada pemandangan menarik di 6 titik lokasi di Batam, Sabtu (21/9/2019) pagi.

Hal ini berkaitan dengan adanya aksi bersih-bersih dalam rangka World Clean Up Day. 

“World Clean Up Day sendiri merupakan ajang tahunan di mana kegiatan ini digelar serentak oleh 157 Negara di Dunia, serta 34 Provinsi di Indonesia. Untuk Batam, kita adakan di 6 titik lokasi yang berbeda serentak pada hari ini,” ujar Leader World Clean Up Day Batam, Muhammad Zulkarnain Purba, Sabtu (21/9). 

Pria yang akrab disapa Lenzoe itu mengatakan 6 titik lokasi di Batam dalam pelaksanaan aksi bersih-bersih tersebut tersebar pada Kecamatan Batam Kota tepatnya di area Welcome To Batam, Kecamatan Galang di Pulau Sembulang, Kecamatan Nongsa di Pulau Buntal, Kecamatan Sei Beduk di Piayu Laut, Kecamatan Batu Aji serta Kecamatan Sagulung. 

Ia mengatakan, untuk Kota Batam sendiri sudah kali kedua mengikuti kegiatan serupa.

Diikuti oleh 102 kelompok relawan yang terdiri dari komunitas, pihak swasta, serta sekolah, Lenzoe mengatakan kegiatan World Clean Up Day di Batam tak hanya dilakukan di 6 titik lokasi tersebut. 

Kisah di Balik Nama Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah & Impian Rudi Membangun Masjid Terbesar

“Sebelumnya kita juga sudah memberikan surat edaran yang dibantu oleh Gubernur Kepri, DLH Kepri serta DLH Batam untuk memberikan himbauan kepada seluruh sekolah-sekolah maupun kantor yang ada untuk melaksanakan aksi bersih-bersih di lokasi mereka sendiri,” terangnya. 

Tak sebatas memungut sampah, aksi World Clean Up Day di Batam yang juga dihadiri langsung Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Febrialin tersebut juga mengadakan gerakan peduli lingkungan. 

Salah satunya, para peserta dihimbau untuk menbawa tumbler atau tempat minum guna mengurangi penggunaan botol plastik. 

“Kita juga disini menyediakan air minum gratis dari ATB serta alat filter yang nantinya bisa dikonsumsi langsung,” tuturnya.  

Lenzoe mengatakan, setelah adanya aksi memungut sampah, pihaknya juga akan memilah antara sampah organik dengan sampah non organik yang nantinya akan disumbangkan kepada Bank Sampah yang ada di Batam untuk didaur ulang kembali. 

Ia berharap, masyakat Batam bisa lebih sadar lingkungan agar kegiatan serupa tidak ada lagi. 

“Inginnya kegiatan World Clean Up Day ini tidak ada. Acara ini ada karna adanya masalah, khususnya untuk sampah. Serta, adanya acara ini juga semata tidak hanya aksi memindahkan sampah, tetapi lebih kepada edukasi masyarakat,” tuturnya. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti) 

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved