Jumat, 15 Mei 2026

VIDEO-Pilot Heli Kopassus Rekrutan Prabowo, Kini Jadi Kolektor

Keempat "mbah hape" miliknya berbasis radio. Keempatnya juga masih ON. Hanya saja tak lagi aktif.

Tayang:

Motorola Intenational 2200 juga salah satu koleksi uniknya.

Selain ‘mbahnya hape’ merek Erricson, dia juga memelihara "Mbahnya Nokia,"; Nokia City Man 900. Telepon berbasis jaringan NMT atau "senior" CDMA dan GSM ini diproduksi di Finlandia, tahun 1987.

Beratnya, kurang 40 gram, 1 kg. Berat rerata 100 hingga 160 gram, atau 7 kali lipat.

Dengan dimensi 183 x 43 x 79 mm, Nokia CityMan ini, terbilang menakjubkan di dekade 1980-an. 

Di Rusia, Eropa ponsel ini dikenal dengan Nokia Gorba. Tahun 1987 president Uni Sovie,  Mikhail Gorbachev menggunakannya saat konferensi pers di Moscow, October 1987, dipuncak perang dingin dengan Presiden Amerika, Ronald Reagen.

Selain Erricson Hotline NMT 450, sang mayor juga memiliki 3 smartphone merek Siemens, era 1990-an.

Di bufet koleksinya ada empat unit GSM Erricson R-310 sirip Hiu, R-250 Pro Paus, R-380, R-280 LX, S-88, GA-628 dan lain-lain, dipelihara.

Mayor CPN Supriyadi - Maintenance Test Pilot
Mayor CPN Supriyadi - Maintenance Test Pilot (dok_tribun_batam_)

Perangkat telepon mobile Erricson, generasi pertama buatan 1980-an, namun untuk pemakaian komunikasi reguler nya, dia memakai smartphone Sonim XP-7, berbasis Android lollipop, 2015 dan Sonim XP-.

"Saya tak pernah pakai BlackBerry, iPhone, atau Android merek pasaran. Sonim bikin saya lebih percaya diri, dan langka." ujarnya.

Jadi Kolektor hape ini awalnya kebutuhan komunikasi. Tapi karena eman (sayang) barangnya dibuang, dan ada teman yang tawari, akhirnya dikumpul."

Hampir 75% hapenya masih aktif. Ada kemasan, dokumen spesifikasi, petunjuk pemakaian dan pemeliharaan.

Untuk pemeliharaan, semua baterai dia lepas dari unit.  

Saban 2 bulan, sekali dia nyalakan lalu cek jaringan. 

"Di hape ini semua nomor saya simpan, lalu kontak. Kira-kira mirip Ground Run lah kalau istilah aviationnya. Dipanasin, lalu cek keaktifan semua."

Pilot heli Bell 412 dengan jam terbang sekitar 1.520 jam ini, mengaku akan mewariskan koleksinya kepada putra sulungnya, Satyalaga Ghaisan Despriyadi (1,9tahun) dan si bungsu; Adhyastha Zikri Hamizan (6 bulan).

"saya hanya ingin beritahu orang Erricson, bahwa ada anak Indramayu yang simpan produk mereka di asrama tentara penerbang. Aman dan terpelihara." ujar suami Nurmala.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved