SMK N 8 Farmasi Bagaikan Kisah Cerita Negeri Laskar Pelangi
Sekolah itu berdiri dua tahun lalu, jurusannya pun hanya ada tiga, yakni farmasi, perawatan dan instrumen medis.
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sontak aku kaget melihat bangunan ruko itu dari pinggir jalan, awalnya kukira itu hanya tempat peristirahatan para pekerja atau toko material bangunan.
Saya tanyakan kepada teman, itu bangunan apa bang,? kemudian saya kaget mendengar jawabannya.
"Itu satu satunya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) N 8 Farmasi di Provinsi Kepulauan Riau," ucapnya menjawab.
Sekolah itu berdiri dua tahun lalu, jurusannya pun hanya ada tiga, yakni farmasi, perawatan dan instrumen medis.
Tak perlu jauh ke pelosok pulau terluar Natuna. sekolah di Dapur 12 Sagulung nyaris serupa.
Pelangi memang indah, tidak dengan kisah suram mereka. Itulah yang dirasakan para siswa SMK N 8 Farmasi ini.
• Kedapatan Miliki Daun Ganja Kering 1,2 kg, Jonis Ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri
• Kebiasaan Betrand Peto Saat di Kampung Halamannya Setiap Jam 3 Pagi Bikin Nagita Slavina Kaget
Sekolah kejuruan yang merupakan satu dari ratusan sekolah di Kepri itu bagaikan kisah cerita di dalam film Negeri Laskar Pelangi.
Beralaskan tanah merah bekas galian bukit yang terlihat gersang tanpa penghijauan seakan menjadi identitas sekolah itu.
Diterpa terik matahari membuat panasnya udara membuat tubuh tampak gerah, dan ketika diguyur hujan sekolah itu bagaikan podok ditengah hamparan sawah.
Bermodalkan beberapa unit ruang kelas belajar, sekolah itu kini memiliki ratusan siswa murid.
"Menanami bunga bang biar tampak cantik dan hijau jadi enak dipandang mata," ujar salah seorang guru, Umar saat menanam bunga bersama siswanya, Sabtu (28/09/2019).
Kata Umar kegiatan menanam bunga itu dilakukan usai siswa mengikuti ujian tengah semester.
Terlihat para siswa itu tampak antusias. Mereka memanfaatkan botol bekas aqua untuk dijadikan pot bunga.
"Beginilah kondisi sekolah kami bang, iya masih terlihat gersang dan hanya memiliki beberapa unit ruang kelas. Walaupun begini kita harus tetap semangat mengajar," katanya kepada Tribun.
Kondisi sekolah yang jauh dari kata fasilitas layak itu dirasakan siswa jurusan kefarmasian, Mardatilla.
"Beginipun kondisi sekolah kami tetap semangatnya belajar bang, yang penting kan guru semangat kami pun semangat juga belajar," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gedung-sekolah-smk-n-8-farmasi-dapur-12-sagulung.jpg)