Senin, 13 April 2026

Hari Ini 70 Tahun Republik Rakyat China, Cara Ajaib Mengangkat Kemiskinan dan Menguasai Dunia

Penduduk Tiongkok 650 juta orang pada tahun 1958 dan banyak yang tidak memiliki cukup makanan. Sekarang 1,4 miliar dan semuanya bisa makan sesukanya

|
South China Morning Post
Sarjana muda China di salah satu universitas di Amerika Serikat 

TRIBUNBATAM.ID - Bazaar raksasa di Baigou, Provinsi Hebei, adalah salah satu surga belanja dunia.

Pembeli cukup mengeluarkan uang 100 yuan atau sekitar Rp 200 ribu untuk tas tangan atau koper yang memiliki semua kemiripan dengan Louis Vuitton atau Gucci yang harganya puluhan kali lipat lebih mahal.

Bazaar, yang secara resmi dikenal sebagai Pusat Perdagangan Internasional untuk tas dan aseoris sejenis, memiliki 216 eskalator untuk memungkinkan pembeli mengakses lebih dari 10.000 toko.

Bazaar Baigou melambangkan sosok China hari ini, berjarak sekitar dua jam di selatan Beijing, untuk menjadi "Yiwu Utara". Itu adalah referensi ke kota selatan yang kini identik dengan produksi berbagai barang buatan China yang murah, mulai dari kancing hingga wajan.

Pasca Rusuh Aksi Demo yang Tewaskan 2 Mahasiswa UHO Kendari, 13 Polisi Ditahan

Hanya Ada di Jepang, Mau Naik PPN Jadi 10 persen Malah Bikin Parade

Situasi Jakarta Terkini, Terjebak Rusuh di Semanggi, Warga Bingung Cari Jalan Pulang

Impian Baigou untuk menemukan tempat di lanskap perdagangan global telah sangat jauh ke depan.

Menurut arsip sejarah lokal kota itu, sistem komunis di pedesaan China pada 1950-an ini memusnahkan perdagangan tradisional, mengakibatkan kelaparan dan bencana.

Ransum gandum harian untuk seorang petani di Baigou anjlok menjadi hanya 90 gram (3,2 ons) pada tahun 1960, saat China  di bawah kekuasaan Mao Zedong, mendorong pasar “hantu” bawah tanah untuk berkembang.

“Orang-orang berkumpul, saling memandang dan memberi isyarat ... Kemudian mereka berbincang secara diam-diam untuk membuat transaksi perdagangan. Tetapi pengiriman barang selalu dilakukan di tempat lain.”

Sistem pertukaran barang atau barter dan penjualan kupon jatah pribadi dapat menyebabkan hukuman serius, menurut pembantu di dalam museum lokal di wilayah itu.

Sulit membayangkan tempat di mana semua bisnis dan perdagangan swasta pernah dilarang, sekarang menjadi tempat yang secara aktif mempromosikan proyek-proyek dengan nama-nama seperti Pelabuhan Perdagangan Internasional Baigou, China.

Tiongkok memiliki penduduk 650 juta orang pada tahun itu, dan banyak yang tidak memiliki cukup makanan. Sekarang negara itu memiliki 1,4 miliar orang dan setiap orang dapat memiliki makanan sebanyak yang dia inginkan.

Masa lalu, sekarang, dan masa depan yang mungkin dari kota kecil Baigou di China menawarkan segala hal, prestasi dan juga tantangan dalam negara ekonomi terbesar kedua di dunia saat ini.

70 Tahun Mengangkat Kemiskinan

Ya, Republik Rakyat China, hari ini, 1 Oktober 2019, merayakan ulang tahunnya yang ke-70.

Partai Komunis yang berkuasa memiliki alasan yang baik untuk menyoroti evolusi China dari ekonomi yang terbelakang menjadi kekuatan ekonomi dunia di bawah pemerintahan tujuh dekade.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved