Polisi Temukan 11 Grup WA Video Panas Pelajar dan 'Bobok Yuk', Adminnya Diburu
Sebelumnya, polisi mengamankan puluhan pelajar yang hendak ikut unjuk rasa bersama mahasiswa di akhir pekan lalu.
"Ya, ini bisa saja adminnya ini berniat jahat karena mau merusak anak-anak.
Mungkin mau kasih pancingan makanya ada yang nge-share video porno.
Mana tahu dari anak-anak ini ada yang bisa ngeshare video porno yang dibuat sendiri," kata Rafles.
• Sempat Berapi-api Ketika Debat di Mata Najwa,Fahri Hamzah Pamit Tak Lagi di DPR,Minta Maaf ke Publik
• Polisi Amankan 2 Jambret yang Kerap Beraksi di Sagulung Batam
Kasus ini terungkap akibat adanya pelajar yang mau ikut aksi demo mahasiswa.
Saat itu pihak kepolisian dan TNI melakukan sweeping untuk menghentikan agar pelajar tidak gabung dan ikut-ikutan demo.
Diberitakan sebelumnya, Polsek Tanjungmorawa mengamankan puluhan pelajar yang hendak ikut unjuk rasa bersama mahasiswa di Medan akhir pekan lalu.
Dari tindakan ini, kepolisian pun mendapati sebuah grup WhatsApp berbagi video porno yang populer di kalangan pelajar di Deliserdang.
"Kasusnya sudah ditangani Reskrim Polres sekarang ini, mau dibongkar semua itu.
Grup what's app nya itu namanya "bobok yuk".
Anak SMP yang tergabung di grup itu enggak ditahan karena masih anak-anak," Kapolsek Tanjungmorawa AKP Ilham Harahap pun membenarkannya, Selasa, (1/10/2019).
Ilham menceritakan, terungkapnya grup WA porno bermula ketika pihak kepolisian bersama dengan TNI melakukan sweeping.
Petugas mengamankan 67 pelajar yang berencana ke Medan untuk bergabung dengan mahasiswa yang dikabarkan hendak berunjukrasa.
"Kami cek HP-nya semua.
Rupanya ada yang siswa SMP ini simpan video porno sampai ratusan.
Itulah rupanya didapat dari grup what's app," kata Ilham.