Senin, 20 April 2026

Bahas Soal Papua, Mahfud MD Bersama Sejumlah Tokoh Temui Try Sutrisno

Mahfud MD bersama para tokoh juga mendengarkan pandangan-pandangan yang terfokus pada masalah konflik di Papua dari Try Sutrisno.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaaan Mahfud MD bersama para tokoh Gerakan Suluh mungunjungi kediaman Wakil Presiden RI Jenderal (Purn) Try Sutrisno di Wisma Pertahanan, Jl Imam Bonjol No 30 Jakarta, Kamis (3/10/2019) sore. 

"Ini langkah baik menyelesaikan masalah bangsa dengan berdialog. Saya berharap beberapa saat ke depan presiden mau membuka dialog yang seperti apa. Apa yang mau di dialogkan, ini harus ada yang merumuskan," kata Amirudin dalam sebuah diskusi di sekretariat Iluni UI, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Ke depan, Amirudin juga mengatakan, Jokowi bisa mulai menunjuk utusan atau penghubung yang bisa jadi perantara dialog antara pemerintah dengan tokoh Papua.

Juga menunjuk pihak mana saja yang bisa diajak berunding untuk selesaikan konflik di Papua.

"Pintu yang kita ketuk itu yang mana. Kalau tidak ada pintu yang pasti, nanti ada 20 pintu yang dibuka. Kalau sudah ada pihak itu, kita bisa bicara," ungkapnya.

Namun demikian, ia memahami untuk menyelesaikan masalah Papua bukan langkah yang mudah.

Artinya, kesepakatan penyelesaian masalah tidak bisa hanya dilakukan sekali pertemuan dengan para tokoh Papua.

"Melihat Papua itu bukan persoalan papua, ini persoalan kebangsaan kita. Apa yang dikatakan presiden siap berdialog kita dorong sama-sama. Tentu saya menyadari tidak sekali jalan kelar. Harus beberapa kali dan dengan beberapa kelompok," pungkasnya.

Warga yang tinggalkan Papua terus mengalir

Sebanyak 120 warga Jawa Timur yang dipulangkan dari Wamena, Papua, telah tiba di Malang, Rabu (2/10/2019).

Mereka diangkut menggunakan pesawat hercules C-130 dan tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan mereka dari Wamena langsung disambut oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutkan, mereka akan diantar ke rumah asalnya masing-masing dan diserah terimakan ke Dinas Sosial setempat.

Khofifah mengatakan, dari 120 warga yang dipulangkan terdiri dari 115 orang dewasa dan lima orang anak-anak.

Tidak hari ini saja, tiga hari sebelumnya secara berturut-turut juga ada warga Jawa Timur yang dipulangkan dari Wamena.

“Jadi sebetulnya sudah tiga hari yang lalu tiap hari ada yang datang. Ada yang lewat Semarang, kemarin via Makassar, hari ini sebagian ada yang landing di Surabaya,” katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved