DEMO BURUH DI BATAM
Cara Polisi Redam Aksi Demo Buruh di Batam Jadi Sorotan, Ternyata Ini yang Dilakukan
Cara Polisi Redam Aksi Demo Buruh di Batam Jadi Sorotan, Ternyata Ini yang Dilakukan
Cara Polisi Redam Aksi Demo Buruh di Batam Jadi Sorotan, Ternyata Ini yang Dilakukan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi demo yang dilakukan ribuan buruh Batam di Engku Puteri, Rabu (2/10/2019) dimulai sejak jam 13.00 WIB atau setelah rombongan melaksanakan sholat zuhur di Masjid Raya.
Dalam aksi yang diwarnai hujan gerimis tersebut dikawal 600 aparat gabungan dari Polresta Barelang, Polda Kepri serta Satpol PP.
Ada yang menarik di sela aksi tersebut. Polisi memperlihatkan aksi simpatik selama pengamanan aksi.
Aksi pengamanan pihak kepolisian terhadap demo buruh di Batam justru menjadi sorotan.
Seorang Polwan terlihat membagikan permen kepada para peserta aksi dari balik kawat berduri.
Selain itu, seorang polisi juga ikutan berjoget bersama buruh saat musik putar.
• Profil Lora Fadil, Anggota DPR RI Gandeng Tiga Istri Saat Pelantikannya, Menikah di Usia Muda
• Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Inter Milan Liga Champions 2019, Adu Tajam Messi & Alexis
• VIDEO-Polwan Cantik Bagikan Air Mineral Saat Demo Pekerja, Polres Karimun Terjunkan 230 Personel

Aksi simpatik itu memang sudah dipesankan oleh Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta Barelang), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prasetyo Rachmat Purboyo saat memberikan arahan kepada anggotanya sebelum masa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) tiba.
Arahan ini dilakukan di depan kantor walikota Batam.
"Hari ini kami menurunkan kurang lebih 600 personil. Gabungan dari Polresta Barelang, Polda Kepri, dan Satlpol PP," ujar Prasrtyo, Rabu (2/10/2019).
Dalam aksi unjuk rasa humanis ini pihaknya berharap dapat beraksi dengan damai.
Para buruh bisa menyampaikan aspirasi dan tuntutannya kepada pemerintah.
"Kita sudah menyiapkan mulai dari situasi hijau kuning dan merah. Tetapi tindakan-tindakan humanis tetap kita lakukan," ujarnya.
• Kapolresta Barelang Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Demo Ribuan Buruh di Batam
• SEBELUM Bergerak ke Engku Puteri, Ribuan Buruh Batam Tandatangani Spanduk Kesepakatan, Apa Isinya?
Dalam arahannya, Prasetyo mengingatkan beberapa hal kepada anggotanya. Salah satunya membuang wajah garang dan menunjukkan wajah yang bersahabat.
"Rekan-rekan sekalian kegiatan pagi hari ini terjadi di beberapa kota. Menyampaikan aspirasi rekan-rekan buruh. Untuk isu lokal yang akan diangkat terakit upah minimun sektoral.
Aksi unjuk rasa ini damai. Saya minta rekan-rekan menghadapinya lenih humanis. Hilangkan wajah garang tunjukkan wajah bersahabat. Yang mereka perjuangkan masalah hidupnya mereka. Kegiatan ini diprediksi acara ini," paparnya.
Sebelumnya, ribuan buruh sedang bergerak dari arah Mukakuning, Batam menuju Batam Centre.
Ribuan buruh Batam telah memadati jalanan di sepanjang Muka kuning, Panbil, Batam.
Menggunakan berbagai seragam atribut dan membawa berbagai bendera serikat buruh, mereka menggelar konvoi beriringan dari Tanjung Uncang, Batam.
Diperkirakan massa buruh sebanyak 5.000 orang.
Sebelum menuju ke Kantor Walikota, para buruh berkumpul untuk menandatangani spanduk berisi komitmen kesepakatan.
Berdasarkan hasil pantauan Tribunbatam.id, aksi para buruh tersebut membuat lalulintas lumpuh total di sepanjang Mukakuning.
Polisi terpaksa membuka lajur kanan untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat jalanan dikuasai oleh para buruh.
Jalur Batuaji-Batam Centre Macet Total
Satlantas Polresta Barelang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di jalur Batuaji-Batam Centre akibat jalur tersebut dikuasai oleh ribuan buruh yang akan menggelar demo, Rabu (2/10/2019).
Ribuan buruh itu memenuhi jalanan bahkan mengakibatkan arus kendaraan dari Batuaji menuju Batam Centre lumpuh total.
Jajaran Polisi dari Unit lantas Polresta Barelang berusaha melakukan pengalihan arus lalu lintas.
Arus lalu lintas dari Batam Center menuju Batuaji pun dibagi dua.
Yakni, satu lajur untuk kendaraan yang datang dari Batuaji sementara satu lajur lagi digunakan kendaraan yang datang dari Batam Centre.
Arus kendaraan dari Batuaji terpaksa dipindahkan ke lajur aus kendaraan dari Batam Centre karena lajur dari Batuaji, lumpuh total karena buruh berhenti di tengah jalan.
• BREAKINGNEWS - Buruh Batam Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ini 3 Tuntutan Mereka
Demo Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Ribuan buruh dari beberapa serikat pekerja, berkumpul di depan halte Panbil, Muka Kuning Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (2/10/2019).
Ribuan buruh tersebut akan bergerak menuju kantor Walikota Batam.
Ribuan buruh tersebut saat ini sedang menunggu teman buruh lain sebelum berangkat menuju kantor Walikota Batam, untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Sesuai surat pemberitahuan aksi ada tiga tuntutan buruh yang akan melaksanakan demo hari ini, Rabu (2/10/2019).
Adapun tuntutan para buurh di Batam yakni menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, menolak revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan Revisi PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.
Saat ini para buruh di Batam, masing menunggu teman buruh lainnya di Halte Panbil Batam.
• Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Kepri Memanas, Kapolres Ajak Pendemo Bershalawat
Sebelumnya diberitakan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Pusat sudah mengeluarkan surat pemberitahuan tentang aksi itu. Melakui surat bernomor 133/DEN--KSPI/IX/2019, agenda turun ke jalan dijadwalkan Rabu 2 Oktober 2019 mendatang.
Hal yang sama juga digelar Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam.
Panglima Garda FSPMI Kota Batam Suprapto mengatakan, akan menggelar aksi pada hari dan tanggal yang sama.
"Ya 2 Oktober ini. Kami menuntut beberapa ke pemerintah terkait persolan perburuhan. Yang menurut kami, hingga detik ini belum terselesaikan dengan baik," kata Suprapto Senin (30/9/2019).
Untuk isu nasional mengangkat tiga tuntutan. Pertama tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, kedua tolak revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan ketiga tolak upah murah atau cabut PP 78 tentang pengupahan.
"Dan masih ada tuntutan lain secara lokal selain isu nasional. Cuma skema soal isu lokal belum didapatkan," tambahnya.
Berdasarkan bocoran informasi yang diterima wartawan, beberapa ruas jalan di Batam macet Rabu 2 Oktober mulai pukul 09.00 WIB hingga siang.
Dari Tanjunguncang, melewati Batuaji. Titik kumpul di Panbil Muka Kuning. Buruh bakal bergerak juga dari sejumlah industri yang ada di Kabil, Tunas Batam Center. Dari Batuampar.
Ruas jalan ini diperkirakan dipenuhi buruh yang turun aksi.
Berikut foto-foto pantauan Tribunbatam.id di lapangan:









(TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi/beres lumbantobing/ian sitanggang/leo Halawa)