Karimun Terkini

Hakim Menetapkan Agar Billy Pengusaha Hotel di Karimun Ditahan, Mengapa Tokoh Masyarakat Gembira?

pihaknya akan terus mengikuti persidangan kasus ini sampai selesai. Ia juga berharap agar pengadilan dapat memberikan putusan sesuai dengan aturan

Hakim Menetapkan Agar Billy Pengusaha Hotel di Karimun Ditahan, Mengapa Tokoh Masyarakat Gembira?
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Pemilik Hotel Satria Billy saat memberi penjelasan terkait laporan Richardo terhadap dirinya ke polisi, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Tokoh masyarakat Kecamatan Meral menanggapi penetapan hakim Pengadilan Negeri Karimun terhadap Billy Cs.

Dimana hakim menetapkan pengusaha hotel di Karimun, Billy dan tiga rekannya untuk ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun.

Penetapan ini disampaikan Ketua Majelis Hakim, Joko Dwi Hatmoko pada sidang perdana kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur, pada Senin (7/9/2019) siang.

"Kami sangat berterimakasih. Sepertinya hakim sudah berbuat yang terbaik. Saya selaku tokoh dan masyarakat meral sangat berterima kasih," ungkap tokoh masyarakat Meral, Helianto alias Acai Lim usai menyaksikan persidangan di Pengadilan Negeri Karimun.

Disampaikan Acai Lim, masyarakat cukup geram karena para terdakwa melakukan aksinya di rumah ibadah.

"Untuk masyarakat terlanjur marah karena lokasinya di rumah ibadah. Saya rasa agama apapun sama," ujarnya.

Hong Kong Jadi Medan Pertempuran, Demonstran Rusak dan Bakar Bank, Toko dan Sejumlah Gedung

Wakapolda Kepri Beri Peringatan Mafia BBM, Soal Antrian Panjang di SPBU Karena Keterlambatan

WNA Australia Bersimbah Darah di Batam, Polisi Turun Tangan, Lihat CCTV Hingga Temukan Tisu Berdarah

Ditambahkan Acai, ketika Kejaksaan Negeri Karimun memberlakukan tahanan kota pihaknya mendapatkan informasi jika ada terdakwa yang keuar dari Karimun.

"Ada selentingan info yang kita peroleh, tahanan kota kok bs keluar kota. Tapi karena kita tak punya bukti maka kita tidak bisa berbicara banyak," katanya.

Acai menyebutkan pihaknya akan terus mengikuti persidangan kasus ini sampai selesai. Ia juga berharap agar pengadilan dapat memberikan putusan sesuai dengan aturan yang berlaki.

"Harapan kita supaya bersngkutan dihukum yang setimpal. Ini penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Biar jadi pelajaran buat yang berangkutan. Tapi dengan sidang hari ini kita berterimakasih. Memang yang bersangkutan harusnya ditahan," papar Acai. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved