Jual Saham PT Taindo ke Warga Singapura, Tahir Ferdinan Digeruduk Pengusaha di PN Batam

Sidang dengan terdakwa Tahir Ferdinan berujung ricuh setelah puluhan pengusaha menggeruduk Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (01/10/2019).

Jual Saham PT Taindo ke Warga Singapura, Tahir Ferdinan Digeruduk Pengusaha di PN Batam
TRIBUNBATAM/BERES
Sidang dengan terdakwa Tahir Ferdinan berujung ricuh setelah puluhan pengusaha menggeruduk Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (01/10/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sidang dengan terdakwa Tahir Ferdinan berujung ricuh setelah puluhan pengusaha menggeruduk Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (01/10/2019).

Sejak pagi puluhan pengusaha itu, sudah menanti jadwal sidang Tahir Ferdinan.

Hingga akhirnya persidangan dengan agenda eksepsi terdakwa selesai, puluhan pengusaha itu langsung mengejar terdakwa.

Terdakwa berusaha melakukan perlawanan hingga akhirnya memasuki mobil.

Dalam aksi itu sempat terjadi aksi kejar-kejaran.

Diketahui kejadian itu dipicuh akibat adanya tindak pidana penggelapan yang dilakukan Tahir dengan cara menjual saham perusahaan PT Taindo kepada orang lain tanpa sepengetahuan Direktur PT Taindo.

Melalui pengacara, Direktur PT Taindo, Solahuddin Dalimunte menerangkan bahwa Tahir Ferdian menjual PT Taindo Citratama kepada Wiliam seorang pengusaha di Singapura tanpa melaksanakan RUPS bersama jajaran pemilik saham.

Dari kejadian itu akhirnya Tahir Ferdian dilaporkan Direktur PT Taindo, Ludijanto Taslim ke Polda Kepri.

Diproses selama satu tahun hingga akhirnya di P21 oleh Kejati Kepri.

Puluhan pengusaha ini sebenarnya sudah menunggu untuk bertemu Tahir Ferdinan namun tidak perna bisa.

Salah satu caranya, puluhan pengusaha yang datang dari berbagai daerah ini menunggu Tahir saat di pengadilan, dan akhirnya hari ini datang.

Atas kejadian itu, mereka pun ditenangkan pihak kepolisian Polresta Barelang.

Pantauan Tribun puluhan pengusaha itu di bawa ke SPK Polresta Barelang.

(Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved