Karni Ilyas Tanyakan Kuantitas Buzzer 01 atau 02 di ILC ,Analis Media Sindir Emak-Emak,Pasangan mana

Sedang hangat dibicarakan, Karni Ilyas angkat istilah 'Buzzer' di ILC semalam (8/10/2019). Ternyata ini bedanya buzzer pasangan 01 dan 02.

tribun wow
ilc buzzer 

Ismail lantas menjelaskan bahwa dari kubu 02 memiliki buzzer yang sangat banyak.

"02 itu besar sekali, emak-emak itu diajak. Mereka ikut mengamplifikasi, dalam hal itu mereka bisa jadi buzzer kan?," paparnya,

Para buzzer emak yang disindirinya itu dicontohkannya massa yang banyak me-retweet cuitan influencer 02 dalam satu waktu.

"Mereka tidak membangun opini tapi misalkan top influencer mereka mengatakan pernyataan tiba-tiba mendapat retweet yang sangat tinggi, mereka membantu juga dan itu enggak dibayar karena suka rela," ungkapnya.

Terlibat Skandal Video Panas, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Dikabarkan Eksekusi Mati Mantan Pacar

Prediksi Kabinet Jokowi, 7 Menteri Lama yang Dipertahankan & 3 Anak Presiden Bakal Masuk Kabinet

FIFA Jatuhkan Sanksi Kepada PSSI, Buntut Kerusuhan Suporter Indonesia-Malaysia

Mengenai buzzer dalam kubu 01, ia mengatakan bahwa ada banyak juga.

Hal ini karena tim relawan dari kubu 01 memiliki tim yang menyebar di segala penjuru.

"Kemudian 01, timnya kan banyak sayta lihat di dalam peta itu tersebar di banyak kelompok dan mereka membangun juga narasinya sendiri-sendiri," sebut Ismail.

Karni Ilyas kemudian menanyakan mengenai bayaran yang diterima dari pelaku buzzer itu sendiri.

"Itu kalau yang dibayar itu, per akun atau pertweet dibayar berapa?," tanya Karni Ilyas,

"Wah kalau itu saya enggak tahu," jawab Ismail singkat.

"Sebagai analis sudah menganalisa sampai ke sana, katanya 3 juta, koordinator gajinya 9 juta atau berapa?," tanya Karni Iyas kembali.

"Itu kalau saya bilang penelitian ada yang menunjukkan itu tapi saya sendiri tidak pernah melihat proposal atau struk jadi saya tidak bisa menggunakan sumber saya sendiri," kata Ismail.

Lihat videonya di menit ke 12.54:

Apa Itu Buzzer?

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/9/2019), pengamat media sosial Enda Nasution mengungkapkan bahwa buzzer merupakan akun-akun di media sosial yang tidak mempunyai reputasi untuk dipertaruhkan.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved