Dilirik Malaysia, Presdir ATB Jadi Pembicara di Forum Internasional MIWC 2019

Sistem ini mampu mengintegrasikan hampir semua lini produksi, distribusi, pengelolaan kebocoran hingga pelayanan pelanggan.

Dilirik Malaysia, Presdir ATB Jadi Pembicara di Forum Internasional MIWC 2019
ist
Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto, menjadi pembicara undangan di Malaysia International Water Convention (MIWC) 2019, Selasa (1/10) lalu, di Kuala Lumpur, Malaysia. MIWC merupakan wadah berkumpulnya para pemimpin air dari kota, industri, dan utilitas di seluruh dunia. 

Selain mampu mengintegrasikan hampir semua lini produksi, distribusi, dan pengelolaan kebocoran, teknologi AES ini memampukan ATB untuk sistem remote dalam sejumlah aktifitas lapangan, sehingga ATB bisa melakukan kendali jarak jauh.

Tidak sebatas mengontrol proses teknis di lapangan dan pelayanan pelanggan, pemanfaatan teknologi juga memudahkan ATB membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang.

Data yang dikumpulkan ATB melalui sistem tersebut dikelola dan dianalisa untuk mempelajari pola dan kebiasaan. Dengan demikian, ATB telah memiliki proyeksi penggunaan dan kebutuhan air pada masa mendatang.

“Ini akan sangat menguntungkan, karena ATB bisa membuat langkah-langkah prefentif untuk meminimalisir terjadinya potensi masalah,” jelasnya.

Teknologi inilah yang kemudian menjadi kunci ATB meraih sejumlah prestasi. Salah satu yang paling membanggakan adalah kemampuan ATB mengelola keterbatasan sumber daya air baku yang terbatas di Batam.

Salah satu caranya adalah dengan mengelola kebocoran dengan efisien. ATB mampu menekan angka kebocoran hingga 16,7 persen pertahun. Ini merupakan kebocoran air terkecil di Indonesia. Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mencatat, rata-rata kebocoran air Nasional masih 33,16 persen.

"Defisit ketersediaan air baku menjadi ancaman, termasuk di Batam. Tapi karena kita bisa efisien, maka kita masih mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk seluruh Batam hingga hari ini," ujar Benny.

Berkat inovasi berbasis teknologi informasi itu, ATB mampu menjadi perusahaan air bersih nomor satu di Indonesia. Saat ini cakupan pelayanan ATB telah mencapai 99,7 persen. Kebocoran sekitar 16,7 persen. Kontinuitas pengaliran 23.7 jam perhari dan Rasio karyawan perseribu pelanggan cuma 2,14.

Head of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus mengatakan, peran ATB dalam event kali ini membuktikan kapasitas ATB sebagai perusahaan yang telah diakui dunia internasional. ATB dianggap mampu berptransformasi menjadi perusahaan paling efisien dengan bantuan teknologi.

“Ini menunjukan bahwa ATB adalah perusahaan yang diperhitungkan. Bukan hanya di lingkup nasional, tapi juga regional,” jelasnya.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved