Selasa, 19 Mei 2026

Sepak Terjang Arteria Dahlan yang 'Hardik' Prof Emil Salim, Pengacara & Pernah Mengumpat Kemenag

Arteria Dahlan disorot usai videonya saat berdialog dengan Prof Emil Salim viral dan trending di media sosial sosial Twitter.

Tayang: | Diperbarui:
@trans7
Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan menjadi trending topik setelah video dia membentak-bentak Prof Emil Salim dan menyebut Emil Salim sesat viral di media sosial, Kamis (10/10/2019) pagi ini. Arteria Dahlan jadi trending topik nomor 1 Kamis sekitar pukul 05:30 

Mengutip dari Kompas.com, dalam rapat tersebut, Jaksa Agung HM Prasetyo menyinggung soal kasus First Travel yang tengah dipersidangkan di Pengadilan Negeri Depok.

Lalu Arteria Dahlan meminta kejaksan tak hanya menginventarisasi aset First Travel tetapi juga aktif melacaknya.

Arteria Dahlan juga mengaku pernah membahasa masalah tersebut saat ia berada di Komisi VIII.

"Saya satu komisi satu bulan sama (kasus First Travel) ini, Pak. Ini masalah dapil, Pak. Yang dicari jangan kayak tadi Bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bang**t, Pak, semuanya, Pak," katanya kepada Prasetyo.

Arteria Dahlan menilai kasus tersebut terjadi lantaran pengawasan yang lemah dari Kementerian Agama.

Bahkan ia mengaku telah menyampaikan kritiknya kepada Menteri Agama.

"Kok, percaya ada ibadah haji atau umrah murah, ya, terang saja ditipu. Itu yang saya katakan sakit. Negara harus hadir di sini, Pak," katanya.

Umpatan kasar tersebut akhirnya menjadi kontroversial.

Berbagai pihak termasuk partai yang menaunginya menyayangkan pernyataan kasar Arteria Dahlan.

Saat itu, Kemenag memilih langkah untuk mengadukan umpatan Arteria Dahlan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

#Sepak Terjang Arteria Dahlan yang Bentak Prof Emil Salim, Pengacara & Pernah Mengumpat Kemenag#

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Arteria Dahlan yang Bentak dan Sebut Prof Emil Salim Sesat, Ternyata Pernah Mengumpat Kemenag

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved