Minggu, 26 April 2026

BATAM TERKINI

DEADLINE 4 Bulan, Presiden Minta Kepala BP Batam Rudi Perbaiki Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar

BP Batam akan meningkatkan kapasitas pelabuhan peti kemas Batuampar hingga 5 juta TEUs per tahunnya. Tugas itu diberi deadline 4 bulan oleh Presiden.

Tribun Batam/Argianto
Suasana pelabuhan peti kemas di pelabuhan Batuampar Batam 

Sebelumnya diberitakan, sesuai rencana yang dimiliki BP Batam, tahapan pertama pengembangan pelabuhan akan tertuju untuk pengerukan alur laut dan penataan container yard di dermaga utara. Termasuk penataan atas lahan Persero seluas 10 hektare.

"Termasuk juga pengoperasian RTG (rubber tyred gantry) dan HMC (harbour mobile crane) di dermaga utara," ujar Kepala Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam, Nasrul Amri Latif.

Alat bongkar muat berupa dua unit RTG dan dua unit HMC ini, sebenarnya sudah berada di Pelabuhan Batuampar sekitar Mei lalu.

Alat itu didatangkan Pelindo I, namun belum dioperasikan karena BP Batam masih mempersiapkan infrastruktur pendukungnya.

Nasrul memperkirakan, untuk tahapan pertama pengembangan pelabuhan ini, akan memakan waktu sekitar 7-9 bulan, setelah proses lelang selesai.

BP Batam sebenarnya punya tiga tahapan pengembangan Pelabuhan Batuampar. Setelah tahapan pertama selesai, BP akan lanjut ke tahapan kedua dan ketiga.

Adapun rencana tahapan kedua pengembangan pelabuhan, yakni revitalisasi dermaga selatan.

Termasuk fasilitas seaway dan gudang.

Sedangkan tahapan ketiga, revitalisasi dermaga utara lama dan dermaga timur, serta reklamasi seluas 20 hektare di dermaga utara.

Nasrul memperkirakan, dengan reklamasi ini bisa menambah volume kapasitas yang masuk ke Pelabuhan Batuampar, 3 juta hingga 5 juta TEUs.

Perkiraan waktu penyelesaiannya, sekitar 3-5 tahun. Estimasi biaya pengembangan pelabuhan dari ketiga rencana itu, sekitar Rp 1,7 triliun. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved