Dari Polwan Berpangkat Bripda, NOS Diduga Calon 'Suicide Bomber', Berguru Radikalisme Lewat Medsos

NOS diduga terpengaruh paham radikal teramat dalam. Mempelajari paham radikal secara otodidak melalui media sosial

Dari Polwan Berpangkat Bripda, NOS Diduga Calon 'Suicide Bomber', Berguru Radikalisme Lewat Medsos
Flickr
Ilustrasi terorisme 

Dari Polwan Berpangkat Bripda, NOS Diduga Calon 'Suicide Bomber', Berguru Radikalisme Lewat Medsos

TRIBUNBATAM.id - Nama Bripda Nesti alias NOS, mantan anggota Polisi wanita (POLwan) jadi perbincangan hangat di media sosial. 

NOS, dinilai memiliki pandangan yang mengerikan, karena diduga sudah terpapar sangat dalam paham radikalisme.

Catatan Polri, NOS telah dua kali berurusan dengan Densus 88 Antiteror.

Pertama, Bripda NOS diamankan oleh Polda Jatim di Bandara Juanda, Jawa Timur pada Mei 2019 lalu.

Yang terakhir, NOS diamankan penyidik Densus 88 di Yogyakarta, akhir September 2019.

Dikutip dari ANTARA, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Bripda NOS telah dipecat dari institusi Polri.

Pemecatan NOS karena terdeteksi terpengaruh kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah ( JAD).

"Dia sudah dipecat," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Dedi mengatakan Polri tidak pandang bulu dalam menangani kasus terorisme.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved