Rabu, 29 April 2026

BATAM TERKINI

Kamaludin Beberkan Cara Nasdem Buka Penjaringan Pilkada Kepri dan Kota Batam

Nasdem juga menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik dan tokoh-tokoh untuk melakukan penjajakan.

Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Kamaludin Tinjau Masjid Agung dihari pertama kerja sebagai anggota dewan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim teknis penjaringan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) segera membuka pendaftaran untuk pilkada Kepri dan Kota Batam serta kabupaten lainnya dimulai 18 Oktober 2019.

Pendaftaran ini dibuka selama 1,5 bulan ke depan. Penjaringan dilakukan di Sekretariat DPW Nasdem Kepri.

"Aturan ini akan menjadi dasar dalam melakukan penjaringan. Penjaringan sudah kami pegang," ujar Wakil Sekretaris DPW NasDem Kepri Muhammad Kamaluddin, Rabu (16/9/2019).

Diakuinya tim teknis penjaringan hanya sebatas melakukan pendaftaran bagi bakal calon yang akan diusung dalam pilkada Kepri dan kabupaten kota.

Selanjutnya nama-nama yang sudah mendaftar akan diserahkan ke DPP NasDem untuk ditindaklanjuti.

"Tim penjaringan pusat akan memanggil dan akan melakukan wawancara atau Interview.

Kemudian, akan dilakukan survei menggunakan tim survei yang ditunjuk oleh partai," katanya.

18 Hari Menjabat Dua Rangkap Jabatan, Lelahkah Wali Kota Rudi?

Gegana Polda Kepri Musnahkan 8 Granit Dalam 2 Ledakan Pakai Bom Buatan Inggris 1935

Elton John Sebut Remake Film Lion King Sangat Mengecewakan, Ini Alasannya

Kamaluddin melanjutkan Nasdem juga menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik dan tokoh-tokoh untuk melakukan penjajakan.

Namun hingga saat ini Kamaluddin masih enggan menyebutkan partai dan nama tokoh yang dimaksud.

"Seluruh partai sudah kita temui dan komunikasi. Karena Bagaimanapun NasDem kan harus berkoalisi dan tidak bisa mengusung sendiri pasangan pilkada di Batam," tuturnya.

Bahkan, kata dia, seluruh pengurus partai di kabupaten/kota, sepakat memberikan dukungan kepada Sekretaris DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi sebagai calon gubernur Kepri.

Sekaligus dukungan kepada Amsakar Achmad sebagai calon wali kota Batam oleh seluruh pengurus 12 kecamatan di Kota Batam.

"Hasil dari rakerwil beberapa waktu lalu. Kami menerima aspirasi dari bawah untuk Pak Rudi dan Amsakar. Tentunya semua keputusan kami serahkan ke pusat," katanya.

Menariknya lagi, Kader Nasdem yang tergabung dalam Gerakan Wanita (Garnita) Malahayati mengajukan Marlin Agustina Rudi untuk ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Batam tahun 2020.

Sementara tim penjaringan DPW NasDem Kepri akan membuka pendaftaran mulai 18 Oktober 2019.

Setiap kader, kata dia, memiliki hak mengajukan bakal calon dalam pemilu nanti.

Namun setiap bakal calon yang diusung harus mengikuti setiap pentunjuk organisasi yang sudah ditetapkan.

"Memang ada DPC (dewan perwakilan cabang) atau kelurahan yang meminta Bu Marlin untuk maju. Kami persilahkan untuk yang ingin maju untuk mendaftar," kata Kamal di DPRD Batam.

Hingga saat ini dukungan kepada Marlin terus berdatangan dari perempuan Nasdem di setiap kecamatan.

Mereka ingin Marlin berpasangan dengan Ketua DPD NasDem Kota Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

"Kader ingin mengusung Amsakar dan Bu Marlin. Tapi semuanya tergantung keputusan dari partai di pusat nanti," katanya.

Sementara itu, Kader NasDem Kota Batam sekaligus Anggota Fraksi NasDem DPRD Batam Azhari David Yolanda menambahkan, seluruh pengurus partai di kabupaten/kota sepakat mengusung Sekretaris DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi untuk maju dalam pilkada Kepri tahun 2020.

"Di dalam rakerwil sudah kami sampaikan dukungan ini. Ke mana pun Pak Rudi dan Pak Amsakar, kami sebagai kader akan mendukung," kata David.

Ia mengatakan, para kader mengajukan Rudi dan Amsakar dalam pemilu karena memiliki kinerja yang baik selama menjadi wali kota dan wakil wali kota Batam.

Pembangunan infrastruktur di Kota Batam merupakan salah satu bukti bahwa keduanya memiliki program unggul dan harus didukung oleh semuanya.

"Dengan infrastruktur yang baik, pastinya akan mendukung sektor-sektor yang lainnya seperti pariwisata dan sebagainya," katanya.

Namun demikian, ia juga akan mengikuti apa yang menjadi keputusan dari partai. Menurutnya, seluruh kader harus menaati apa yang menjadi ketentuan partai.

"Sekali lagi kami serahkan keputusan kepada partai. Sebagai kader yang baik tentunya kita dukung apa keputusan nantinya," ujarnya. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved