UMK BATAM

UMK Batam 2020 Diperkirakan Rp 4,1 Juta, Buruh Minta Naik Jadi Rp 5 Juta

Besaran upah minimum kota (UMK) Batam 2020 diperkirakan mencapai Rp 4,1 jutaan. Namun, buruh meminta UMK antara Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta.

UMK Batam 2020 Diperkirakan Rp 4,1 Juta, Buruh Minta Naik Jadi Rp 5 Juta
net
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Besaran upah minimum kota (UMK) Batam 2020 diperkirakan mencapai Rp 4,1 jutaan.

Dasar penentuan besaran UMK Batam 2020 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri, Cahya memperkirakan kenaikan UMK Batam 2020 sebesar 8 persen.

Cahya mengatakan, kenaikan upah pekerja tentu membuat para pengusaha semakin berat.

"Iya perkiraan naik 8 persen. Tapi bagaimana pun aturan harus dipatuhi dan tidak bisa dilanggar," tegasnya, Rabu (16/10/2019).

Lantas bagaimana dengan buruh? Apakah mereka sepakat?

Prediksi UMK Batam 2020 Rp 4,1 Jutaan, Inilah Upah Pekerja Batam 30 Tahun Terakhir

UMK Batam 2020 Diperkirakan Rp 4,1 Jutaan, Apindo Minta Ada Keringanan Pajak & Insentif

Panglima Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMl) Batam Suprapto mengatakan, angka itu belum menyentuh yang diinginkan buruh.

"Harus di atas Rp 4 juta. Harapan kami, UMK Batam Rp 4, 5 juta atau Rp 5 juta," kata Suprapto, Kamis (17/10/2019).

Ada beberapa alasan yang diungkapkan Suprapto atas kenaikan yang diinginkan buruh.

Yakni sembilan bahan pokok sudah naik. Tidak hanya, kebutuhan transportasi buruh juga naik.

"Dan harga-harga yang belum terkendalikan. Nanti buruh makan apa kalau naik hanya Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per bulan? Kita semua pakai hati nurani, sebab ini hajat hidup orang banyak," tambahnya.

Lanjut Suprapto, Batam sebagai kota industri seyogyanya menyelaraskan keseimbangan. Antara gaji buruh dengan kebutuhan buruh.

"Tetapi yang kami lihat tidak mengarah ke sana. Malah Batam nomor 15 se-Indonesia jika dalam kategori besaran gaji. Batam masih kalah dengan Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan beberapa daerah lain. Ini yang menurut kami tidak fair," ucap Suprapto.

Seperti diketahui, UMK Batam 2019 ini adalah Kota Batam Rp 3.806.358, Kabupaten Bintan Rp 3.362.561, Kabupaten Kep Anambas Rp 3.168.439, Kabupaten Karimun Rp 3.074.28, Kabupaten Natuna Rp 2.863.308, Kabupaten Lingga Rp 2.798.102 dan Kota Tanjungpinang Rp 2.771.172.(tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved