Jalan Panjang Novel Baswedan, Sarang Burung Walet, Disiram Air Keras, Hingga Catatan Buku Merah

Kasus penyiraman air keras terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan tak kunjung temui titik terang, publik geram, apa hubungannya dengan buku merah?

Jalan Panjang Novel Baswedan, Sarang Burung Walet, Disiram Air Keras, Hingga Catatan Buku Merah
tribunmedan.com/bobby
novel baswedan 

TRIBUNBATAM.id-- Novel Baswedan,  penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ramai dibicarakan publik akhir-akhir ini.

Publik seakan geram terkait kasus penyeraman air keras padanya, yang tak kunjung ditemui titik terang.

Selain itu, fotonya yang tengah mengantre di sebuah bandar udara beredar luas di media sosial Twitter.

Pasalnya salah satu akun di Twitter mengunggahnya dengan diikuti narasi bahwa Novel disebut mau jalan-jalan.

Namun hal tersebut dibantah pihak KPK, dan dijelaskan Novel berangkat ke Singapura untuk melakukan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya.

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo menilai terpaan isu miring di media sosial, terutama terkiat Novel mencerminkan jalan pemberantasan korupsi tidak mudah.

Yudi memandang terpaan isu miring itu tak lepas dari peran Novel dalam menangani kasus-kasus besar.

Novel diketahui menangani sejumlah kasus besar, mulai dari kasus e-KTP, suap hakim MK Akil Mochtar, suap wisma atlet SEA Games, kasus Simulator SIM hingga kasus cek pelawat yang melibatkan Nunun Nurbaeti.

Puncaknya adalah saat Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 silam.

Namun hingga kini pengusutan kasusnya masih gelap.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved